Lebaran 2023

Kapan Lebaran Ketupat di Tahun 2023? Catat Jadwal dan Makna Perayaannya

Idul Fitri 2023 jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023. Sehingga jatuhnya Lebaran Ketupat 2023 atau 8 Syawal 1444 H adalah pada Sabtu, 29 April 2023.

Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Abu Hurairah
Kompas.com
Kapan Perayaan Lebaran Ketupat di Tahun 2023? Catat Jadwal dan Makna Perayaannya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Setelah perayaan Lebaran Idul Fitri, terdapat satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang masih sering dilakukan yakni Lebaran Ketupat.

Dikutip dari Kompas.com (26/5/2023) Menilik sejarahnya, Ketupat sangat erat kaitannya dengan cara dakwah salah satu Wali Songo, yaitu Sunan Kalijaga.

Masyarakat Jawa mempercayai bahwa Sunan Kalijaga merupakan sosok yang pertama kali memperkenalkan Lebaran Ketupat.

Saat menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa, Sunan Kalijaga memperkenalkan dua kali lebaran, yaitu pada Hari Raya Idul Fitri dan lebaran ketupat (Bakda Kupat).

Baca juga: Kalender Jawa dan Weton Bulan Mei 2023, Bisa Penentu Tanggal Baik untuk Menikah

Tahun ini lebaran ketupat jatuh pada tanggal berapa?

Tradisi Lebaran Ketupat akan dilaksanakan satu minggu atau tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

Dilansir dari laman Kemenag (26/5/2023), pada tahun ini pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri 2023 jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023.

Sehingga jatuhnya Lebaran Ketupat 2023 atau 8 Syawal 1444 H adalah pada Sabtu, 29 April 2023.

Pelaksanaan Lebaran Ketupat terkait dengan ajaran puasa enam hari di bulan Syawal yang dimulai pada tanggal 2-7 syawal atau selama enam hari berturut-turut.

Baca juga: 10 Pantun Lebaran Ketupat yang Lucu dan Menarik, Untuk Dibagkan ke Media Sosial

Makna Lebaran Ketupat di Indonesia

Setiap daerah di Indonesia punya tradisi masing-masing untuk memperingati Lebaran Ketupat.

Memang pada mulanya hanya masyarakat Jawa yang mengenal perayaan ini, tapi kemudian menyebar ke seluruh Indonesia karena banyaknya perantau dari Jawa.

Lebaran ketupat disebut juga dengan istilah bakda ketupat yang bermakna mengaku bersalah.

Hal itu berdasarkan pada filosofi bahasa Jawa "Ngaku lepat" artinya mengaku bersalah.

Ketupat menjadi simbol ujaran "Ngaku lepat" tersebut.

Oleh karenanya, lebaran ketupat akan identik dengan hidangan ketupat yang terbuat dari beras dibungkus dalam janur kuning.

Janur kuning itu sendiri menjadi simbol hari nurani yang membungkus nafsu dunia, yang dilambangkan oleh beras.

Dengan menghayati makna lebaran ketupat, kita mendapatkan pelajaran berharga bahwasanya manusia selalu mengalami kesulitan dalam mengekang hawa nafsu.

Selain itu, manusia juga terkadang kesulitan dalam mengakui kesalahannya, atau malu untuk bersikap terbuka dan meminta maaf, karenanya disimbolkan dengan ketupat untuk menyampaikan permintaan maafnya apabila ada kesalahan yang dingaja maupun tak disengaja dan telah menyakiti hati orang lain.

***

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved