Berita Lubuklinggau

Jam Kerja ASN selama Ramadhan 2023 Dikurangi, Ini Penjelasan Sekda Lubuklinggau

Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan Ramadan atau puasa di Lubuklinggau mengalami pengurangan 

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansyah 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan Ramadan atau puasa di sejumlah daerah biasanya bakal mengalami pengurangan 

Di Kota Lubuklinggau, jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Ramadan tahun 2023 rencananya akan dikurangi menjadi tujuh jam sehari.

Hanya saja, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau Sumsel belum menetapkan jadwal  jam kerja ASN itu karena belum ada aturan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansyah menyampaikan merujuk aturan yang lama ada perubahan jam kerja saat di bulan puasa.

"Berkaca dari sebelumnya untuk ASN jadwal masuk kantor pukul 08.00 Wib pulang kantor pukul 15.00 Wib," ungkapnya pada wartawan, Senin (20/3/2023).

Dia menyebutkan dalam aturan lama itu saat bulan Ramadan jadwal ngantor ASN  dikurangi satu jam, atau biasa disebut masuknya lebih lambat pulangnya lebih cepat juga dari biasanya.

"Karena dalam aturan normal ASN masuk kantor itu masuk pukul 07.30 Wib dan pulang kantor pukul 16.00 Wib," ujarnya.

Namun, untuk rujukan resminya atau edaran dari Kemenpan-RB maupun Kemendagri belum ada, Itulah pihaknya belum mengeluarkan aturan menunggu edaran juknis atau juklak lebih tinggi.

"Termasuk untuk aturan sekolah saya juga belum tau aturannya, tapi biasanya menengah atas itu dari provinsi, pendidikan dasar dan menengah oleh Disdik," ungkapnya.

Sementara, untuk kegiatan Ramadan ASN di Lubuklinggau lebih kepada meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

"Lalu dilanjutkan dengan hari-hari besar nuzul quran tingkat kota," ujarnya.

Baca juga: Jadwal Operasi Pasar Murah di Lubuklinggau, Mulai Senin Besok

Sedangkan untuk awal ini ada kegiatan sapari Ramadan dengan diawali tarawih berjamaah dan olahraga bersama di TOS serta pembukaan festival Ramadan.

Lalu untuk giat sapari Ramadan nanti akan dilakukan dua tim, Tim A dan B yang dipimpin pak wali kota dan wakil wali kota dengan diiringi oleh  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nantinya juga dibagi tim A dan Tim B.

"Termasuk bagian pihak kecamatan tempat masjid yang di tuju, Kemudian agenda ASN majelis taklim kalau tidak di gedung kesenian atau di Masjid Agung Assalam," ungkapnya. 

 

Baca Berita Lainnya di Grup Whatsapp Tribun Sumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved