Ramadhan 2023
Arti Takjil, Bahasa Arab Populer Saat Puasa Ramadhan, Ini Defenisi dan Contoh Penggunaannya
Artikel ini memuat penjelasan mengenai arti kata takjil, bahasa ARab populer pada saat puasa Ramadhan.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM- Takjil merupakan kosa kata populer menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
Tahukah kamu apa arti dari Takjil ini? Berikut penjelasannya.
Arti Takjil
Secara bahasa arti takjil adalah menyegarkan.
Takjil berasal dari kata Bahasa Arab “Ajjala-Yu’ajjilu” yang artinya menyegarkan.
Maksudnya menyegarkan diri dengan membatalkan puasa saat waktunya tiba.
Di indonesia, istilah ini sering disama artikan dengan makanan berbuka puasa.
Padahal dalam penulisan takjil yang benar adalah “ta’jil” menggunakan huruf ‘ain bukan huruf k yang artinya penyegaran.
Kendati demikian, takjil terlah terindeks dalam kamus besar bahasa Indonesia.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata takjil memiliki arti mempercepat dalam berbuka puasa.
Salah satu bentuk takjil yang dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW adalah kurma.
Hal ini dikarenakan rasanya yang manis dan mengandung air, sehingga kurma dapat dijadikan sebagai penyegar atau makanan saat berbuka puasa .
Karena itulah, takjil mengalami pergeseran makna seolah-olah takjil dan kurma memiliki arti yang sama.
Bahkan bukan hanya kurma, takjil juga diartikan untuk kolak atau makanan berbuka lainnya.
Baca juga: Apa Arti Notice dalam Bahasa Gaul? Istilah Populer di TikTok dan Berbagai Media Sosial
Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2023 untuk Kota Jayapura Papua
Baca juga: Lirik Marhaban Ya Marhaban Haddad Alwi Feat Anti, Selamat Datang Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Demikian penjelasan mengenai arti kata takjil, bahasa ARab populer pada saat puasa Ramadhan.
Baca artikel dan berita lainnya langsung dari google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Arti-Takjil-Bahasa-Arab-Populer-Saat-Puasa-Ramadhan.jpg)