7 Puisi Ramadhan Pendek, Islami dan Menyentuh untuk Update Status di Bulan Puasa 2023

Artikel ini memuat 10 puisi tentang ramadhan yang pendek, islami dan menyentuk, untuk update status di bulan puasa 2023.

Tribun Sumsel
7Puisi Ramadhan Pendek, Islami dan Menyentuh untuk Update Status di Bulan Puasa 2023 

TRIBUNSUMSEL.COM- Menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H tahun 2023 tak lengkap rasanya apabila tidak berbagi ucapan dan update status media sosial.

Puisi tentang ramadhan bisa dijadikan caption untuk update status di media sosial selama bulan puasa.

Berikut ini 10 puisi tentang ramadhan yang pendek, islami dan menyentuk, untuk update status di bulan puasa 2023.

1. Menjelang Ramadhan

Ramadhan Kini kau akan datang
Menyejukan hati yang kekeringan
Mengharumkan nafas yang tertahan
Menenangkan rasa kegelisahan

Ramadhan aku sangat senang
Kurasakan ada kedamaian
Menjalankan ibadahpun tenang
Tiada penggangu Berkeliaran

Ramadhan Namamu suci Nan menawan
Membuat insan tertawan
Menjalankan ibadah penuh keikhlasan
Demi gandanya pahala dan kemenangan

Seuntai kata kurangkaikan
Untukmu Bulan suci ramadhan
Karena kedatangan mu mengesankan
Dan selalu di rindukan umat beriman

2. Marhaban Ya Ramadhan

Terimakasih Tuhan
Kau pertemukan hambamu dengan bulan yang ku dambakan
Kau berikan kami tuk harapkan sebuah ampunan
Sebuah ampunan di bulan suci ramadhan
Rasa bahagia yang tak bisa terucap oleh kata-kata

Hanya kata-syukur yang terucap penuh rasa pengagungan
Rasa pengagungan penuh kebahagiaan
Karena di beri kesempatan bertemu bulan yang kau agungkan

Ku bersihkan jiwa dan raga untuk menyambutnya
Ku tanamkan rasa penyesalan di hari-hari sebelumnya
Ku sucikan batin tanpa rasa iri tuk memulyakan bulan yang engkau mulyakan
Ku bersujud padamu tuhan semesta alam

Lantunan ayat-ayat Alquran aku dendangkan
Tuk muliakan bulan yang engkau mulyakan
Demi namamu tuhan ku harapkan belas kasihan
Dan harapkan kekuatan tuk mengisi bulan yang engkau muliakan dengan kebaikan
Marhaba ya Ramadhan

3. Dalam Nikmat Tadarus
Karya: Y.S Sunaryo

Gerimis masih merinai di akhir Mei
Sebuah anugerah sejukan Ramadan suci
Bersama tadarus enggan berhenti
Hingga sahur nikmat tersaji

Betapa tinggi keagungan puasa Ramadan
Bangkitkan semangat puncaki kesadaran
Bahwa Tuhan segala sandaran
Pada Alqur’an sumber ajaran
Ajaran tentang iman dan pembebasan

Hingga manusia terikat kepada kebenaran
Berbuat kebajikan untuk kemanusiaan
Tak menyekutukan, tak hunuskan pertengkaran
Alquran beningkan jiwa untuk kemuliaan

Sucikan debu pada akal pikiran
Usai memakna nikmat lantunan tadarus
Jalan kehidupan semoga sejuk dan lurus

4. Puasa Dipertanyakan
Karya Y.S Sunaryo

Niaga dan kongsi banyak yang berhenti
Jam kerja dipangkas dikurangi
Tidur sepanjang hari diberi arti
Katanya, demi Ramadan bulan suci

Raga dimanja-manja
Lemas diduga khusuk puasa
Berkeringat banyak diwanti-wanti
Takut puasa tak kuat sehari

Katanya, puasa untuk Tuhan
Hingga tarawih mesti semalaman
Tadarus palingkan kehidupan
Mulut-mulut semata wiridan

Lalu di mana puasa hendak berperang?
Jika serba sendirian menjadi pilihan
Jalan pagi sunyi bak di pengungsian
Menangkah berperang jika sambil tiduran?

Ramadan mestilah bukan sebulan kemalasan
Bukan pula bulan hentikan kepedulian
Justru bangkit menangkan keimanan
Cumbui Tuhan dan berjibaku untuk martabat kemanusiaan

5. Ramadhan Telah Datang

Ramadhan telah datang lagi
Tak terasa setahun telah berlalu
Duduk termenung di hari ini
Rupanya telah tua usiaku.

Belum banyak amal ibadah
Yang kupersembahkan kepada-Nya
Ku terima segala nikmat-Nya
Sedangkan aku mengirimkan dosa.

Bulan suci Ramadhan
Janji di hati untuk berubah
Kepadanya aku memohon
Mengampuni segala salah.

6. Doa Ramadhan

Ya Allah…..
Dalam dekapan Ramadan suci ini
Berikan hamba-Mu ini kesadaran
Betapa bulan ini adalah gudang

Yang menyimpan stok rahmat
Dalam sepuluh ruang tamunya
Berikan pada hamba
Makna luas ruang magfirah-Mu

Yang tersembunyi dalam sepuluh ruang keluarga
Tancapkan keyakinan pada diri hamba tentang janji-Mu
Yang terlukis dalam sepuluh ruang tidur bulan-Mu
Menggambar kebebasa dari api abadi-Mu

Ya Allah…
Hamba ingin menjadi penebar ayat-ayat-Mu
Merangkul tiang rumah-Mu

Merayu-Mu tiap malam
Mengingat-Mu dalam dua puluh gerak istirahatku
Menjenguk-Mu dalam detik-detik sahurku
Menemani mata hati mengelilingi hari-hari-Mu

Ya Allah…
Hamba bersimpuh dalam belai kuasa-Mu
Mengakui kelemahan dan kesalahan nafsi
Membeberkan aib sendiri

Membuka rahasia pribadi
Kepada-Mu!
Menggorek dosa-dosa satu persatu
Berharap siraman deras ampunan-Mu

Ya Allah…
Bersama laju bulah penuh rahmat ini
Hamba lomtarkan ide-ide hamba
Menjelaskan planning

Mendiskusikan visi masa depan
Mengadukan keinginan
Menumpuk harapan-harapan
Dan meletakanya di atas tangan-Mu

Ya Allah…
Sedikit sekali yang kuminta
Dalam luas kuasa-Mu yang terbuka

7. Di Penghujung Ramadhan

Kala kerinduan belumlah usai
Kala penghayatan dalam
doa belumlah sempurna

Menapaki lajunya perjalanan
yang tiada henti
Menyusuri lorong yang
penuh liku menghadang

Kuingin Kau basuh dalam renunganku
Saat Kau pancarkan cahaya
dalam bulan nan mulia
Mengharapkan ampunan dalam
sujudku yang panjang
Masihkah kan kupalingkan wajah ini?

Ingin kuhapus semua noda dan dosa

Ingin kuhempas semua kobaran emosi dalam dada
Meluruhkan jiwa yang sarat dengan hasrat
Tenggelam dalam tangisan penuh sesal

Sanggupkah kan kutapaki hariku?
Menyongsong esok yang t’lah siap menanti

Semoga di penghujungmu ya Ramadhan
Ampunan Illahi kan terpancar
lewat pribadi nan luhur.

Baca juga: Contoh Proposal Kegiatan Bagi Takjil di Jalan Bulan Ramadhan 2023, Lengkap Bentuk Word dan PDF

Baca juga: Doa Penutup Ziarah Kubur Lengkap Arab, Latin Dan Terjemahan

Baca juga: Kunci Jawaban Buku PKN Kelas 9 Halaman 150 Semester 2 Tugas Mandiri 6.1, Perjuangan Bangsa Indonesia

Itulah puisi tentang ramadhan yang pendek, islami dan menyentuk, untuk update status di bulan puasa 2023.

Baca artikel dan berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved