Arti Kata Bahasa Arab

Arti Taqarrub Ilallah, Istilah Populer Bahasa Arab Ajakan Mendekatkan Diri kepada Allah & Dalilnya

Arti taqarrub ilallah secara bahasa adalah mencari kedekatan dengan Allah. Tujuannya adalah untuk meraih kecintaan Allah kepada hamba-Nya.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti Taqarrub Ilallah, Istilah Populer Bahasa Arab Ajakan Mendekatkan Diri kepada Allah & Dalilnya 

TRIBUNSUMSEL.COM --Arti Taqarrub Ilallah, Istilah Populer Bahasa Arab Ajakan Mendekatkan Diri kepada Allah & Dalilnya.


Taqarrub Ilallah berasal dari bahasa Arab.

Taqarrub berasal dari kata qaraba atau qarib (قَرُبَ-يَقْرُبُ-قُرْبَاً-قَرِيْبٌ) yang berarti : dekat.

Ilallah artinya: kepada Allah


Taqarrub ilallah (اَلتَّقَرُّبُ إِلىَ اللهِ)  artinya adalah mendekatkan diri kepada Allah.

Kata taqarrub secara bahasa mengandung makna “mencari kedekatan” (thalabul qurbi).

Jadi arti taqarrub ilallah secara bahasa adalah mencari kedekatan dengan Allah. (Ibnu Hajar Al-Atsqalani, Fathul Bari, 18/342).

Istilah ini muncul dari dalil-dalil nash syara yang membicarakan tentang upaya mendekatan diri kepada Allah.

Tujuan Taqarrub Ilallah adalah untuk meraih kecintaan Allah kepada hamba-Nya.

Sebagaimana hadits qudsi dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa Allah berfirman,

وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبۡدِ بِشَيۡءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افۡتَرَضۡتُ عَلَيۡهِ وَمَا يَزَالُ عَبۡدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ. – رواه البخاري


“Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada melaksanakan apa yang Aku wajibkan kepadanya. Dan tidaklah hamba-Ku terus-menerus mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah (nawafil) hingga Aku mencintainya.” (HR. Al-Bukhari: 6502).

Hadist qudsi dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa Allah berfirman,

وَإِذَا تَقَرَّبَ الۡعَبۡدُ إِلَيَّ شِبۡرًا تَقَرَّبۡتُ إِلَيۡهِ ذِرَاعًا وَإِذَا تَقَرَّبَ مِنِّي ذِرَاعًا تَقَرَّبۡتُ مِنۡهُ بَاعًا وَإِذَا أَتَانِي مَشۡيًا أَتَيۡتُهُ هَرۡوَلَةً . – رواه البخاري و مسلم


“Jika seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, dan jika ia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia mendatangiku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR. Al-Bukhari: 7536 dan Muslim: 2675).


Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitabnya Jami’ Al-Ulum wal-Hikam (38/9-12) menerangkan ada dua golongan amalan untuk taqarrub ilallah.


Pertama, Orang yang melaksanakan amalan-amalan fardhu (faraidh); meliputi mengerjakan perkara-

perkara yang diwajibkan (fi’lul wajibat) dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan (tarkul muharramat).

Kedua, Orang yang melaksanakan ibadah-ibadah sunnah (nafilah).


Dari penjelasan tersebut, jelaslah bahwa taqarrub ilallah bukan hanya berupa ibadah mahdhah semata,

melainkan mencakup segala aktivitas yang wajib dan yang sunnah. Baik berupa ibadah mahdhah

maupun berupa interaksi sosial antar manusia.

Upaya untuk meninggalkan segala bentuk yang haram dan yang makruh juga termasuk taqarrub ilallah.

(Ibnu Rajab Al-Hanbali, Jami’ Al-Ulum wal-Hikam 38/12).


Itulah arti Taqarrub Ilallah, Istilah Populer Bahasa Arab Ajakan Mendekatkan Diri kepada Allah & Dalilnya.

Baca juga: Arti Ngambis dalam Bahasa Gaul Adalah Apa? Istilah Kekinian yang Populer di Medsos

Baca juga: Arti & Perbedaan Ilaa Ruhi, Ilaa Arwahi, dan Ilaa Hadroti Saat Mengirim Al Fatihah

Baca juga: Arti Amalan Riyadhoh, Istilah Bahasa Arab Tentang Kegiatan Spiritual, Berikut Dalil dan Contohnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved