Berita Banyuasin

Pria Paruh Baya Warga Sukomoro Banyuasin Tewas tak Wajar, Korban Ditemukan Ibu Kandung

Suhaimi (43) seorang pria paruh baya warga Sukomoro Banyuasin ditemukan tewas tak wajar. Korban pertamakali ditemukan ibu kandungnya.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Suhaimi (43) seorang pria paruh baya warga Sukomoro Banyuasin ditemukan tewas tak wajar. Korban pertamakali ditemukan ibu kandungnya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Suhaimi (43) seorang pria paruh baya warga Jalan Sukamoro RT 012 RW 002 Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ditemukan tewas tak wajar.

Mayat korban pertamakali ditemukan oleh Nurma ibu kandungnya dalam kondisi tergantung di belakang rumah.

Sang ibu yang melihat kejadian tersebut sangat kaget hingga membuat saudara korban keluar rumah.

Menurut Kapolsek Talang Kelapa Kompol Sigit Agung Susilo, kejadian ini langsung dilaporkan warga pihak Polsek Talang Kelapa. Dari laporan itu, anggota langsung melakukan pengecekan dan mengevakuasi jenazah korban.

"Dari keterangan keluarga korban, bawah korban ini mengalami depresi. Akan tetapi, keluarga tidak mau secara detil mengungkapkan kenapa korban bisa alami depresi," katanya.

Lanjut Sigit, pihak keluarga hanya mengungkapkan bila korban sudah mengalami depresi selama 2.5 tahun.

Baca juga: Pria Lansia 63 Tahun Coba Bunuh Diri di Sungai Musi, Ini Kondisinya Setelah Diselamatkan

Kemungkinan, karena depresi itulah diduga korban berupaya beberapa kali berupaya untuk mengakhiri hidupnya.

Puncaknya, korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Usai dievakuasi, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi maupun visum terhadap jenazah korban. Karena, keluarga yakin korban sengaja ingin mengakhiri hidupnya. Kami juga tidak dapat memaksa, karena keluarga sudah yakin korban memang bunuh diri," pungkasnya.

DISCLAIMER:

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Bisa menghubungi RSJ Ernaldi Bahar Palembang

Nomor Telepon (0711) 5645126
WhatsApp 0813-7365-3005

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved