Penemuan Janin Bayi di Kosan Palembang

Update Temuan Janin di Belakang Kosan 9/10 Ulu Palembang, Polisi Ungkap Peran Seseorang

Update temuan janin di Lorong KH Umar Kelurahan 9/10 Ulu Palembang, polisi ungkap peran seseorang saat janin dikeluarkan.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Update temuan janin di belakang kosan Lorong KH Umar Kelurahan 9/10 Ulu Palembang, polisi ungkap peran seseorang saat janin dikeluarkan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Update temuan janin di Lorong KH Umar Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I yang dikubur tepat di bawah pohon pepaya belakang kos-kosan pada hari Rabu (18/1/2023), polisi ungkap peran seseorang saat janin dikeluarkan.

Diduga janin tersebut dikeluarkan secara paksa oleh sang ibu dibantu seseorang tanpa bantuan obat.

Hal ini dikarenakan bentuk janin yang masih utuh.

Hal ini diungkap Kepala Sie Dokkes Polrestabes Palembang Dr Launa R Munazat.

"Ibu dari janin tersebut kuat diduga memaksa untuk mengeluarkan janin dengan bantuan orang lain. Karena yang kita lihat janin tersebut sudah memiliki organ dan organnya pun utuh," kata Laura, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: Alnaura Selebgram Palembang Mangkir 3 Kali Panggilan Kejaksaan, Bakal Masuk DPO

Menurut dia, dari bentuk kepala tangan serta kaki yang sudah ada diperkirakan usia janin sekitar 4 bulan.

"Kita sudah lihat langsung ke lokasi nya kemarin dari segi medis diperkirakan usia janin antara 3 atau 4 bulan, " katanya.

Kapolsek Seberang Ulu I Kompol Ahmad Firdaus menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan siapa yang membuang janin tersebut.

"Kami kerjasama dengan Polrestabes Palembang, dan penyelidikan tentang siapa yang membuang janin tersebut masih diketahui, " kata Firdaus.

Dibalut Kemeja Putih

Sebelumnya, penemuan janin bayi di Lorong KH Umar Kelurahan 9/10 Ulu pada hari ini, Rabu (18/1/2023) siang membuat heboh warga sekitar.

Lokasi penemuan janin itu berada di sekitar semak-semak belakang sebuah kos-kosan.

Janin tersebut terkubur dibalut kemeja putih tepat di bawah pohon pepaya.

Ketua RT 39, Evi (38) mengatakan, ia mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 11:45 WIB, yang mengatakan adanya penemuan janin bayi terkubur di bawah pohon pepaya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved