Berita Palembang

Banjir di Kota Palembang, Pemkot Sebut Bukan Sepenuhnya Tanggung Jawab Pemerintah

Mengatasi banjir di Kota Palembang,Pemkot Palembang menyebut bukan sepenuhnya tanggungjawab pemerintah.

Penulis: Widya Tri Santi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WIDYA TRI SANTI
Mengatasi banjir di Kota Palembang, Pemkot Palembang menyebut bukan sepenuhnya tanggungjawab pemerintah. Terpantau banjir di Jalan Hulubalang 2 setelah Palembang diguyur banjir pagi hari, Kamis (19/1/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Banjir masih melanda di beberapa titik Kota Palembang setelah hujan mengguyur.

Mengatasi persoalan banjir di Kota Palembang  ini Pemkot Palembang menyebut bukan sepenuhnya tanggungjawab pemerintah melainkan stake holder dan masyarakat juga punya bertanggungjawab.

Pagi hari tadi Kamis (19/1/2023) Kota Palembang diguyur hujan dari pukul 05.00-09.00 WIB, hujan tersebut telah membuat banjir atau genangan air di Kota Palembang.

Genangan air atau banjir di kota Palembang seperti di kawasan, arah bandara, depan hotel Harper, Abdul Rozak, Angkatan 66 lorong jambu, jalan hulubalang 2.

Terkait banjir atau genangan air masih melanda di ibukota Sumatera Selatan, Kepala Dinas PUPR Palembang melalui Kabid PSDA PUPR Kota Palembang mengungkapkan akibat dan cara untuk mengatasi banjir di Palembang.

Baca juga: Nomor Telepon Pemadam Kebakaran Palembang 2023, Ada 7 Pos Terdekat Wilayah Kecamatan

Kabid PSDA PUPR Kota Palembang Marlina mengatakan, pagi ini dirinya mendapat laporan yaitu genangan itu ditemukan di beberapa titik di arah ke Bandara itu ada genangan.

"Ternyata setelah dicek aliran air dari jalan itu tersumbat sehingga tidak bisa masuk ke saluran, itukan dibeberapa titik itu, sehingga kesannya kota Palembang jadi jelek karena itu," kata Marlina saat dijumpai, Kamis (19/1/2023).

Disebutkan Marlina, akibatnya yang lain yaitu seperti ada bangunan liar yang bangun di atas saluran air atau memperkecil salurannya.

"Ada 300an bangun liar yang sudah kami bongkar, setelah kami bongkar ternyata alhamdulillah tidak banjir lagi atau tidak ada genangan lagi seperti dikawasan Sub Das Buah," ucap Marlina.

Marlina juga menurutkan untuk mengatasi banjir di Palembang ini bukan tanggung jawab sepenuhnya Pemerintah Kota Palembang melainkan stakeholder maupun dari masyarakat nya tersendiri.

"Kami minta peran serta dari pemerintah pusat, teman-teman di Balai Jalan, dan provinsi Sumatera Selatan juga untuk jalan Provinsi, tidak hanya memelihara jalannya saja tetapi juga memelihara salurannya," ungkap dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Bastari mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir di Kota Palembang di tahun 2023.

"Inshaallah kita akan tambah kolam retensi, tambah pompa mobile dan akan bongkar bangunan yang menghalangi aliran air," kata Bastari di ruangan Parameswara Setda Kota Palembang, Rabu (18/1/2023).

Bastari menyebutkan permasalahan saat ini kalau banjir itu diakibatkan oleh alam dan manusia. Kalau alam seperti identitas curah hujan yang lebat. Tapi manusia ini yaitu menutupi saluran air.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved