Berita Viral

Dokter Pesimis, Curhat Tiko Nangis Depresi Ibu Eny Tidak Bisa Disembuhkan : 12 Tahun Saraf Udah Kena

Tiko menjelaskan bahwa sang ibu sudah terlambat di rawat di rumah sakit jiwa setelah mengalami depresi.Bahkan diakuinya jika kesembuhan sang ibu san

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kondisi terkini Ibu Eny pasca menjalani perawatan di rumah sakit jiwa (RSJ) dikuak Tiko sang putra.

Adapun Tiko menangis mendengar pernyataan Dokter menyebut jika ibunda tak bia disembuhkan.

Kondisi terkini ibu Eny disampaikan langsung oleh Tiko dalam Youtube SENG EXPLORE, Rabu (4/1/2023).

Dijelaskan oleh Tiko bahwa kondisi sang ibu saat ini tengah menjalani tes kesehatannya.

"Awal-awal itu dari ruang jiwa waktu itu di pindah ke ruang fisik baru menghubungi jam 1 malam suruh datang keluarganya," ungkap Tiko.

"Pertama masuk di ruang fisik itu aku nemeni terus 3 sampai 4 hari sampai akhirnya aku dapat rekomendasi dari dokter spesialis suruh observasi dulu," bebernya.

Tak hanya itu saja, Tiko menjelaskan bahwa sang ibu sudah terlambat di rawat di rumah sakit jiwa setelah mengalami depresi.

Bahkan diakuinya jika kesembuhan sang ibu sangat kecil diharapkan.

Hal itu karena sudah terlalu lama penangananya hingga belasan tahun mengingat faktor usia yang sudah tua juga.

"Tapi dokter bilang kemungkinan mama sembuh itu kecil banget, malah paling gak bisa sembuh karena penanganannya sudah terlalu lama," terangnya.

"12 tahun itu sarafnya sudah kena, umur mama juga sudah (tua) hampir 60 tahun," sambungnya.

Sosok Ibu Eny Mamanya Tiko Kalah Masih Bekerja dan Sehat, Dulu Karyawan Swasta
Sosok Ibu Eny Mamanya Tiko Kalah Masih Bekerja dan Sehat, Dulu Karyawan Swasta (Youtube Bang Bre TV)

"Jadi kata dokter paling kita mengupayakan bisa tapi untuk kesembuhan gak bisa," jelas Tiko.

"Kemungkinan mama sembuh itu kecil kata dokter spesialis," sambungnya.

Untuk itu Tiko nantinya akan memutuskan opsi dari dokter merawat sang ibunda di rumah setelah kondisi ibu mulai membaik, namun hal itu tidak lepas dari pantauan obat dari dokter yang tidak boleh terlambat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved