Berita Prabumulih

Pasca Diresmikan, Flyover Patih Galung Prabumulih Selalu Dipadati Warga

Flyover Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih terus menjadi lokasi idola warga nongkrong dan bersantai.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Flyover Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih terus menjadi lokasi idola warga nongkrong dan bersantai, Minggu (11/12/2022). 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sejak diresmikan pada Senin (5/12/2022) lalu, Flyover Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih terus menjadi lokasi idola warga nongkrong dan bersantai.

Pantauan Tribun Sumsel, Flyover Patih Galung sejak diresmikan selalu dipenuhi warga untuk berfoto dan nongkrong khususnya di sore hari libur Sabtu - Minggu.

Tak hanya menggunakan sepeda motor, warga bahkan menggunakan mobil ramai parkir di atas flyover yang dibangun menggunakan APBN dengan total Rp 80,6 miliar tersebut.

Selain mobil dan motor, juga ramai gerobak pedagang yang berjualan di atas flyover tersebut. Bahkan di malam Minggu, dua jalur flyover mengalami kemacetan akibat ramai warga.

Kondisi tersebut membuat petugas dari pekerja serta balai besar terpaksa standby mengatur lalulintas serta mengatur warga agar tidak parkir diatas flyover khususnya bagi kendaraan roda empat.

Mat, satu diantara warga ketika dibincangi mengaku sengaja datang ke flyover karena penasaran bentuk bangunan yang baru selesai diresmikan itu.

"Penasaran karena liat di media sosial, tetangga dan teman upload kelihatan bagus jadi ke sini ingin melihat langsung. Ternyata jauh sangat bagus jika dibanding dulu sering macet," ungkap pria yang tinggal di Pasar Prabumulih itu, Minggu (11/12/2022).

Tidak hanya Mat, warga lainnya mengaku meski telah beberapa kali ke flyover namun selalu senang ingin nongkrong bersama teman di bangunan kebanggaan itu.

"Sebetulnya sudah dua kali ke sini tapi kesini terus karena ramai, banyak kawan nongkrong disini, jualan makanan banyak, terus siapa tau dapat jodoh disini karena ramai juga cewek-cewek," kata Dedi kepada wartawan.

Baca juga: Buang Sampah Sembarangan di Gunung Ibul Prabumulih, Bisa Kena Penjara Kurungan 6 Bulan

Sementara itu, salah seorang petugas flyover mengaku kewalahan harus menghimbau warga agar jangan parkir di atas flyover khususnya di bagian tengah.

Bahkan petugas terpaksa membawa pengeras suara untuk menghimbau warga dan pengendara agar parkir di pangkal jembatan.

"Karena kalau parkir di tengah akan makin macet makanya kita minta parkir di bawah pangkal jembatan, kita juga imbau warga yang bawa anak agar hati-hati dan menjaga anak mereka," kata petugas yang enggan namanya disebutkan itu ketika dibincangi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved