Berita Prabumulih

Sampah Berserakan Penuhi Pinggir Jalan dan Jembatan Gunung Ibul Prabumulih

Pinggir jalan dan jembatan Jalan Padat Karya mengarah ke simpang empat tugu Jogja Kelurahan Gunung Ibul, selalu banyak sampah berserakan.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Sampah menumpuk di atas Jembatan Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur mengarah ke tugu Jogja Jalan Lingkar Timur. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Beralasan tidak adanya kontainer sampah membuat sejumlah masyarakat Prabumulih khususnya di Kelurahan Gunung Ibul menjadi asal dalam membuang sampah.

Pantauan Tribun Sumsel di pinggir jalan dan jembatan Jalan Padat Karya mengarah ke simpang empat tugu Jogja Kelurahan Gunung Ibul, selalu banyak sampah berserakan.

Sampah yang dibuang sembarangan oleh warga yang tidak bertanggungjawab itu mulai dari plastik hingga sampah rumah tangga dan kulit bekas makanan dan lainnya.

Jika biasanya dibuang ke semak pinggir jalan, kini orang tak bertanggungjawab bahkan membuang diatas jembatan hingga membuat aroma busuk.

Parahnya, sebagian warga juga sambil bermotor langsung melempar ke sungai kelekar dibawah jembatan.

Sampah-sampah itu sendiri banyak diprediksi masyarakat berasal dari warga yang tinggal di perumahan tak jauh dari lokasi yang membuang sampah secara sembarangan. 

"Di Gunung Ibul ini khususnya Jalan Padat Karya biasanya ada kontainer sampah sehingga warga bisa buang ke sana, sekarang tidak ada lagi sehingga membuat warga asal buang saja," kata Tari, satu diantara warga ketika dibincangi wartawan, Jumat (9/12/2022).

Tari mengatakan, kebanyakan yang membuang sampah ke lokasi tersebut selain warga perumahan juga banyak warga berpakaian seragam PNS.

"Kalau sering kita lihat itu banyak juga yang seragam PNS, entah itu PHL atau PNS karena mereka berangkat pagi arah Pemkot melintas jalan itu langsung buang saja," kata warga Gunung Ibul itu.

Hal yang sama disampaikan Yani, warga Gunung Ibul yang mengaku dulu ada kontainer sampah di arah tugu kuda, namun kini sudah tidak ada lagi sehingga masyarakat kesulitan membuang sampah.

"Harapan kita pemerintah setempat kembali menyiapkan lahan untuk meletakkan kontainer sampah sehingga warga bisa buang sampah tidak sembarang tempat lagi," harapnya.

Terpisah, Lurah Gunung Ibul, Fitriyadi SH mengungkapkan pihaknya terus berupaya dalam mengatasi permasalahan sampah di kelurahan gunung Ibul mulai dari sosialisasi, memberikan sanksi hingga mencari lokasi kontainer sampah.

"Seluruh RT RW kita imbau warga agar jangan buang sampah sembarangan, terus kita juga sedang mencari lahan yang siap diletakkan kontainer sampah. Kemarin lokasi rencana di dekat taman gunung Ibul namun masih berkaitan izin," bebernya.

Tidak hanya itu, Fitriyadi mengaku pihaknya juga akan menghimpun seluruh petugas sampah baik dari pemerintah, swasta maupun perorangan untuk mengangkut sampah maksimal dua hari sekali.

"Kita juga berencana untuk menertibkan biaya atau tarif sampah ke masyarakat agar jangan mahal karena akan memberatkan warga dan berujung tidak berlangganan, kita masih terus pelajari bagaimana supaya nanti ada subsidi sehingga tarif sampah murah," bebernya.

Baca juga: Dana Kelurahan di Prabumulih Naik 100 Persen, 25 Kelurahan Terima Segini

Karena kata Fitriyadi, dengan tidak membuang sampah sembarangan maka akan memperkecil resiko terjadinya banjir di tengah masyarakat.

"Kalau buang sampah sembarang tentu akan membuat aliran air tersendat dan banjir, apalagi buang sampah ke sungai bisa membuat makin parah," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved