Berita Nasional

Hakim Kasus Pembunuhan Brigadir J Dilaporkan Kuat Maruf ke Komisi Yudisial, PN Jaksel Beri Respon

perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memberi respon atas Kuat Maruf melaporkan Hakim Ketua Sidang perkara Brigadir J

Istimewa
Pihak Pengadilan Negeri (PN) Jakarta merespon tindakan Kuat Maruf dan tim kuasa hukumnya melaporkan Wahyu Iman Santoso, hakim ketua dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kuat Maruf melaporkan Hakim Ketua Sidang perkara Brigadir J, Wahyu Iman Santosa kepada Komisi Yudisial (KY) atas dugaan pelanggaran etik.

Terkait laporkan tersebut, perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memberi respon.

Pejabat Humas PN Jaksel, Djuyamto mengatakan, pelaporan terhadap hakim adalah hak dari para pihak yang berperkara.

“Saya kira tidak menjadi hal yang luar biasa, itu menjadi hak para pihak berperkara untuk menyikapi apa yang dilakukan hakim dalam melakukan tupoksinya,” kata Djuyamto, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Sosok Wahyu Iman Santoso Hakim Kasus Brigadir J, Kini Dilaporkan Kuat Maruf ke Komisi Yudisial

Menurut Djuyamto, setiap pihak yang berperkara pun mempunyai hak untuk menyikapi apa yang disampaikan Hakim.

Djuyamto menambahkan, para pihak berperkara memiliki hak untuk melaporkan Hakim ke Komisi Yudisial maupun ke Badan Pengawan (Bawas) pada Mahkamah Agung (MA).

Termasuk, menyampaikan laporan ke KY maupun ke Bawas.

Sementara itu, Juru Bicara KY, Miko Ginting, membenarkan adanya laporan dari tim penasihat hukum Kuat Ma’ruf.

“Benar, yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya mengajukan laporan terhadap Ketua Majelis kepada Komisi Yudisial,” kata Miko.

Miko mengungkapkan, KY akan melakukan verifikasi terhadap laporan itu lebih dulu.

Hal tersebut, dilakukan guna menentukan apakah laporan pengacara Kuat Ma'ruf bisa memenuhi syarat atau tidak untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Alasan Dwi Mulyani Bersedia jadi Wanita Pengganti Yessy di Pelaminan, Bongkar Janji Manis Ryan Dono

Miko menegaskan, pihaknya akan memeriksa laporan secara obyektif.

Sebagaimana diketahui, tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brihadir J, Kuat Ma'ruf, melaporkan Ketua Majelis Hakim PN Jaksel, Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial (KY).

Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, mengatakan pelaporan itu dilayangkan karena Hakim Wahyu diduga melanggar kode etik hakim. 

Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan mewakili kliennya melaporkan Hakim Wahyu Iman Santoso atas dugaan melanggar kode etik hakim dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J.
Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan mewakili kliennya melaporkan Hakim Wahyu Iman Santoso atas dugaan melanggar kode etik hakim dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J. (kolase kompas TV/tribunnews)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved