Berita Nasional

Tak Ada Perkosaan, Panglima TNI Sebut Kasus Paspampres dan Kowad Suka Sama Suka

Melansir dari Kompas.com, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, kasus awal  menjerat seorang Perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampre

Editor: Moch Krisna
Tribunnews.com/Gita Irawan
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Update kasus anggota Paspampres berpangkat mayor diduga memperkosa seorang Kowad saat tugas penanganan di KTT G20 Bali.

Adapun hasil penyelidikan sementara Penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI merujuk tidak ada perkosaan.

Melansir dari Kompas.com, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, kasus awal  menjerat seorang Perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Mayor (Inf) BF, dengan dugaan pemerkosaan berpotensi korban Letda Caj (K) GER.

Mayor (Inf) BF saat ini ditahan di rutan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya, Jakarta Pusat.

"Tetapi dalam pemeriksaan kami, kedua belah pihak yang tadinya dianggap sebagai korban yang melaporkan.

Perkembangannya berbeda karena sangat besar kemungkinan tidak ada korban jadi sangat besar kemungkinan dua-duanya adalah pelaku atau tersangka," kata Jendral Andika di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/12/2022).

 Alhasil, pelaku yang sebelumnya dijerat dengan Pasal 285 tentang pemerkosaan, pasal yang disangkakan diubah menjadi Pasal 281 tentang asusila

. "Itu sesuai dengan pidananya sudah ada KUHP-nya tapi untuk aturan internal karena dilakukan sesama keluarga besar TNI konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas," jelasnya.

Saat ini penyelidikan dan pemeriksaan masih dikembangkan oleh penyidik. Selain itu, menurut Panglima TNI, berkas temuan barang bukti tambahan juga masih dilaksanakan penyempurnaan.

"Dari hasil pemeriksaan atau pengembangan baru yang menyatakan atau yang mengindikasikan ini tidak dilakukan dengan paksaan. Artinya suka sama suka dan beberapa kali. Dan itu bukan pemerkosaan sehingga arahnya keduanya menjadi tersangka," paparnya.

(*)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Panglima TNI Sebut Tak Ada Perkosaan dalam Kasus Paspamres dan Prajurit Kostrad: Suka Sama Suka.

Baca berita lainnya di Google News

Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved