Berita Prabumulih

Dana Kelurahan di Prabumulih Naik 100 Persen, 25 Kelurahan Terima Segini

Anggaran kelurahan di Prabumulih tahun 2023 naik 100 persen menjadi di kisaran Rp 59 juta.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Wakil Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Jika selama ini sebanyak 25 Kelurahan di kota Prabumulih mendapatkan anggaran masing-masing kelurahan sekitar Rp 30 juta, tahun 2023 naik 100 persen menjadi di kisaran Rp 59 juta.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE ketika diwawancarai wartawan pada Rabu (7/12/2022).

"Selama ini hanya Rp 30 juta, nah tahun ini kita naikkan menjadi sekitar Rp 59 juta untuk dana kelurahan," ungkap Sutarno.

Suami Rita Tarno ini menjelaskan, pihaknya mengusulkan penambahan anggaran dana kelurahan dengan tujuan membantu para lurah agar mengoptimalkan kinerja.

"Disebabkan para lurah ini anggaran hanya Rp 30 juta selama setahun, sementara tugas berat dan bersinggungan langsung melayani masyarakat," jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE yang mengungkapkan pihaknya menaikkan dana kelurahan berdasarkan hasil reses yang diselenggarakan di Kelurahan Karang Jaya beberapa waktu lalu. 

Dimana saat itu para lurah di 25 kelurahan di kota Prabumulih mengeluhkan minimnya anggaran, sementara kerja mereka di lapangan sangat berat.

"Para lurah ini adalah ujung tombak pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat, harapan kita dengan anggaran ditambah pelayanan terhadap masyarakat akan meningkat dan kinerja mereka akan optimal," ungkapnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini dana kelurahan sendiri dianggarkan melalui APBD kota Prabumulih di kisaran Rp 1,5 miliar untuk 25 kelurahan.

"Jadi dana kelurahan ini adalah dana operasional kelurahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, harapan kita bermanfaat dan pelayanan terhadap masyarakat makin meningkat," katanya.

Baca juga: Prediksi Juara Piala Dunia 2022, Wako dan Wawako Prabumulih Beda Jagoan

Sementara itu, satu diantara Lurah yang enggan namanya disebutkan merasa bersyukur dana kelurahan meningkat disebabkan banyak kegiatan di masyarakat dan pelayanan yang terpaksa menggunakan dana pribadi.

"Kita ini sering melakukan pendataan terhadap warga, berkoordinasi dengan para tokoh dan lainnya terpaksa harus pakai uang sendiri padahal itu semua untuk pemerintah, dengan adanya dana kelurahan tentu lebih bisa menunjang operasional kelurahan dalam melaksanakan tugas pelayanan terhadap masyarakat," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved