Berita Banyuasin

Ciri-ciri Batuk TBC, Dinkes Banyuasin Bagikan Cara Penanganannya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin mengungkapkan ciri-ciri orang yang terkena TBC atau Tuberculosis.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ilustrasi tuberculosis (TBC)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin mengungkapkan ciri-ciri orang yang terkena TBC atau Tuberculosis. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin mengungkapkan ciri-ciri orang yang terkena TBC atau Tuberculosis.

Selain itu Dinkes Banyuasin juga membagikan tips dan langkah yang mesti dilakukan bila seseorang mendapati atau merasa memiliki ciri-ciri TBC.

Untuk diketahui, Dinkes Banyuasin bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan pencegahan penyakit menular.

Tiga penyakit yang menjadi fokus untuk pencegahan lebih lanjut. Selain itu, sosialisasi agar masyarakat dapat ikut melakukan pencegahan baik terhadap diri sendiri maupun keluarga.

Baca juga: Cara dan Syarat Pecah KK Dalam Satu Alamat, ini Dokumen yang Harus Dilengkapi

Kadinkes Banyuasin DR dr Rini Pratiwi MKes didampingi Kabid P2P dr Indah Daryane menuturkan, pihaknya sudah melakukan rapat kerja dengan kementerian kesehatan dalam pencegahan tiga penyakit menular.

Tiga pencegahan terhadap penyakit menular mulai dari TB, HIV/AIDS dan malaria.

"Kasus TB atau tuberculosis di Banyuasin, tercatat ada 1.503 kasus. Untuk HIV/AIDS ada 51 kasus dan malaria ada dua kasus. Kalau malaria, berasal dari luar bukan murni dari Banyuasin," katanya, Jumat (2/12/2022).

Cukup banyaknya masyarakat yang tertular TB, karena ketidaktahuan masyarakat mengenai gejala awal dari TB itu sendiri.

Kebanyakan, masyarakat lebih acuh, ketika mengalami batuk yang dialami lebih dari tiga minggu.

Baca juga: Update Harga Karet Sumsel 2 Desember 2022, Naik Tipis Paling Tinggi Jadi Rp 20.511 per Kg

Bila masyarakat mengalami batuk yang berlangsung selama tiga minggu atau lebih, disarankan untuk pergi memeriksakan diri ke dokter atau puskesmas terdekat.

Selain itu, bila bisa batuk sudah disertai dengan batuk darah, nafsu makan berkurang, berat badan turun, dan demam pada malam hari.

Itu sudah menunjukan ciri bila seseorang terkena TB.

"Sebetulnya, TB bisa sembuh bila rutin makan obat dan kontrol. Dari itulah, kami harapkan masyarakat yang mengalami gejala ini lebih baik memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Sehingga, dapat dilakukan pengobatan berkala," ungkapnya.

Penyakit TB, sejauh ini dari data yang ada memang paling mendominasi ketimbang dua penyakit lainnya yakni HIV/AIDS dan Malaria. Dari itulah, masyarakat untuk diminta lebih peka dan mengenali gejala awal tertularnya TB.

Baca artikle menarik lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved