Berita Palembang

Buronan Kasus Pembunuhan di Pulo Gadung Palembang Ditangkap, Pelaku Residivis Curanmor

Buronan kasus pembunuhan di Pulo Gadung Palembang Anton Sujarwo (35) ditangkap polisi, pelaku juga residivis kasus curanmor.

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Buronan kasus pembunuhan di Pulo Gadung Palembang Anton Sujarwo (35) ditangkap polisi, Kamis (1/12/2022). Pelaku juga residivis kasus curanmor, 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Buronan kasus pembunuhan di Pulo Gadung Palembang ditangkap polisi, pelaku juga residivis kasus curanmor.

Kasus pembunuhan yang dilakukan pelaku Anton Sujarwo (35) terjadi Kamis (10/03/2022) sekira pukul 02.00 WIB di Pulo Gadung Jalan Soekarno Hatta RT 055 RW 010 kelurahan Karya Baru kecamatan Alang- Alang Lebar Palembang, Sumatera Selatan.

Kronolosisnya, pelaku Anton Sujarwo (35) warga Perumnas Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa kecamatan Alang-alang lebar Palembang, mendatangi sebuah kafe yang ada di jalan Soekarno Hatta untuk mencari hiburan.

Karena saat itu kondisi keduanya baik korban maupun pelaku dalam keadaan mabuk maka terjadilah perkelahian.

"Saat saya berada di kafe itu, saya yang pertama dipukul oleh korban," ujar Anton yang pernah dipenjara 9 bulan tahun 2004 atas kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) .

Lantaran emosi, terjadilah keributan antara pelaku dan korban Abdul Syamsi (54).

Baca juga: Alasan Polisi Terima Laporan Anak SMP di Palembang Laporkan Ibu Kandung, Kata Kapolrestabes

Pada saat itu tersangka juga mengajak Didit rekannya yang sekarang masih masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk ke lokasi.

Akibat keributan tersebut, tersangka Anton mengalami luka di bagian dagu dan membuatnya semakin emosi.

Lantas, Anton dan Didit pergi mengejar korban yang sudah meninggalkan tempat kejadian.

Sebelum mengejar korban, Didit sempat meminjam senjata tajam milik temannya dan mengejar korban ke arah Pulo Gadung.

Pada awalnya, saat Anton bertemu dengan Abdul dirinya tidak terlalu menggubris. Namun saat bertemu dengan Didit, korban diajak bergulat dengan dirinya.

Melihat Didit dan korban bertengkar, Anton segera menghampiri dan menusuk korban dengan menggunakan pisau yang Didit pinjam.

"Pelaku menusuk korban dan berdasarkan hasil visum, tusukan itu mengenai ginjal korban," ujar Kapolsek Sukarami, Kompol Dwi Satya Arian.

Luka tusukan tersebut ada di bagian pinggang sebelah kanan, dan dirinya menusuk korban sebanyak satu kali.

Melihat korban yang penuh luka dan bersimbah darah di bagian pinggang, para tersangka pergi meninggalkan korban sendirian.

Dan tak berhenti di peristiwa tersebut, Anton berserta rekannya juga melakukan tindakan pencurian kendaraan sepeda motor dan disertai dengan tindakan kekerasan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved