Berita Empat Lawang

Beraksi 10 Kali, Rudi Buronan Pelaku Begal di Empat Lawang Ditembak Polisi

Rudi Irawan (30) buronan pelaku begal di Empat Lawang ditembak karena melawan saat ditangkap Polisi,  Rabu (30/11/2022).

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Dokumentasi Polisi
Rudi Irawan buronan pelaku begal sadis yang ditangkap Tim Elang Satreskrim Polres Empat Lawang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Rudi Irawan (30) buronan pelaku begal di Empat Lawang ditembak karena melawan saat ditangkap Polisi,  Rabu (30/11/2022).

Warga Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang merupakan buronan pelaku kejahatan begak sadis yang beraksi di jalan sepi Desa Landur, Kecamatan Pendopo tahun 2017 lalu.

Korbannya adalah Ronaldo, Warga Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat (Pobar), yang saat itu hendak pulang dari arah Kecamatan Muara Pinang.

Kapolres Empat Lawang Polda Sumsel, AKBP Helda Prayitno melalui Kasat Reskrim, AKP M Tohirin mengatakan komplotan begal sadis ini ditangkap oleh Tim Elang Satreskrim Polres Empat Lawang.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat keberadaan pelaki ada di Desa Muara Karang, Kecamatan Pendopo, kemudian langsung dilakukan penangkapan dimana saat dilakukan penangkapan pelaku sempat berusaha kabur dan melawan, dimana petugas dengan terpaksa memberikan tindakan terukur terhadap pelaku," katanya.

AKP Tohirin menjelaskan bedasarkan pengakuan dari pelaku yang berhasil mereka dapat setidak pelaku sudah melakukan kejahatan begal bersama rekannya sebanyak sepuluh kali, salah satunya di Jalan sepi yang ada di Desa Landur.

"Untuk kejadian yang pencurian yang disertai kekerasan pada 2017 lalu saat itu korban bersama dengan teman-teman hendak pulang ke Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat disaat korban sedang berboncengan dengan rekannya ketika melintasi jalan sepi di Desa Landur korban melihat rekannya yang juga berboncengan dihadang dan dipukul oleh pelaku yang keluar dari semak-emak," jelasnya

Kemudian lanjut AKP M Tohirin kedua rekan korban yang sedang berboncengan tersebut sempat kehilangan keseimbangan mengendalikan laju sepeda motornya akan tetapi berhasil menghidari pekaku dan kabur.

"Sedangkan korban dan rekannya yang dibonceng langsung dipukul oleh pelaku, saat itu korban sempat berusaha untuk melarikan diri akan tetapi seorang pelaku langsung mengancam korban dengan senjata tajam," kata Tohirin.

Baca juga: Cerita Dibalik Polisi Polsek Tebing Tinggi Empat Lawang Diberi Satu Tandan Pisang

Saat diancam menggunakan senjata tajam korban pun tidak berani untuk melarikan diri, tidak hanya sampai disitu pelaku juga memukuli korban dengan menggunakan kayu.

"Menerima pukulan dari pelaku korban terjatuh dari sepeda motornya, lalu pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved