Berita Palembang

Hadiri Mukernas PPDI di Palembang, Menhan Prabowo Ungkap Dampak Perang Ukraina dengan Rusia

Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Jakabaring Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Menteri Pertahanan (Menhan) Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (27/11/2022) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati


TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menteri Pertahanan (Menhan) Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto berpesan pada masyarakat untuk siap-siap menghadapi ancaman pangan.

"Seluruh dunia akan menghadapi ancaman pangan," kata Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (27/11/2022)

Menurutnya, ancaman krisis pangan ini terjadi karena adanya perang Ukraina dengan Rusia.

Terlebih sudah tiga tahun ini Indonesia mengalami la nina dan bersiap-siap menghadapi el nino, yang akibatnya tadinya bisa tiga kali panen jadi hanya bisa satu kali. 

"Untuk itu diharapkan masyarakat tetap rukun, kompak, memlihara kesejukan karena seluruh dunia menghadapi tantangan. Maka kita harus hati-hati supaya siap untuk menghadapi cuaca yang mungkin berubah dan tidak menguntungkan kita, tapi harus siap dan tetap optimis," pesannya

Masih kata Prabowo, belum lagi soal  pupuk, bahan baku banyak dari luar negeri, seperti Rusia, Belarus, Ukraina, China dan lain-lain.

Maka harus waspada dan mengembangkan pupuk-pupuk organik. 

"InsaAllah karena politik kita non blok masih bisa beli dari berbagai negara. Indonesia tidak menganggu negara lain, negara lain jangan gangguan Indonesia," cetusnya

Menurut Prabowo, banyak tantangan yang dihadapi seperti kekayaan laut yang mencapai Rp 450 triliun, tapi yang masuk ke pemerintah baru Rp 1 triliun.

"Untuk menjaga kekayaan laut yang ada perlu angkatan laut yang kuat. Dengan begitu kita bisa jaga Rp 450 triliun tersebut. Misal kita harus mengeluarkan Rp 50 triliun untuk mempertahankan Rp 450 triliun tersebut, masih masuk akal kan. Untuk itu kita tetap harus jaga kekayaan laut kita," katanya 

Masih kata Prabowo, bayangkan kalau satu Kabupaten/Kota ada satu batalion cadangan, kalau tiba - tiba ada sesuatu maka bisa tenang dan tidak mengharapkan bantuan dari yang jauh. 

"Kita ingin hidup dalam kemakmuran rakyat. Tugas pemimpin itu hanya, yen wong cilik seneng artinya biar orang kecil bisa tersenyum, artinya kesulitan masyarakat bisa diatasi," katanya

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved