Berita Palembang

Remaja 13 Tahun Jadi Korban Asusila Kakak Ipar di Palembang, Dicekik Dipegang Bagian Sensitif

Remaja 13 tahun inisial AMS menjadi korban asusila dan nyaris dirudapaksa kakak ipar. Dicekik dipegang bagian sensitif.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Remaja 13 tahun inisial AMS menjadi korban asusila dan nyaris dirudapaksa kakak ipar. Dicekik dipegang bagian sensitif. Korban bersama ibunya lapor polisi, Sabtu (26/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang gadis anak baru gede remaja 13 tahun inisial AMS menjadi korban asusila dan nyaris dirudapaksa kakak ipar inisial YZ yang berusia 22 tahun.

Kejadian tersebut terjadi di rumah korban di kawasan Sukarami Palembang, Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 20.30 WIB.

Beruntung aksi tersebut diketahui kakak korban yang saat itu juga sedang berada di rumah ketika mendengar teriakan korban.

Didampingi ibunya, AMS melaporkan peristiwa yang ia alami ke Polrestabes Palembang.

YZ sempat mencekik serta memegang payudara korban dan menyentuh kemaluan korban.

Korban yang memberontak diketahui kakaknya sementara pelaku langsung kabur.

Triwana (46) ibu korban mengatakan, kronologis ketika kedua anaknya ada di rumah sementara pelaku baru pulang sehabis hajatan di salah satu rumah saudara.

"Saya posisi sedang tidak ada di rumah karena masih di tempat hajatan, anak saya dua-duanya tidak ikut. Lalu YZ, menantu saya pulang ke rumah kami. Tidak lama kemudian anak saya AMS masuk ke kamar usai dari kamar mandi, " kata Triwana, Sabtu (26/11/2022).

Sesaat AMS hendak menutup pintu kamar tidur, YZ masuk ke dalam kamar AMS secara paksa. Kemudian mencekik AMS dan menggerayangi tubuh AMS.

"Pintu kamar anak saya didobrak dan pelaku masuk lalu mencekik anak saya dan mau mencabuli, " katanya.

Ia menambahkan sementara ini keberadaan pelaku belum diketahui karena usai melakukan aksi bejatnya pelaku langsung kabur dari rumah.

Terpisah Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah membenarkan adanya laporan korban yang diterima.

"Benar, laporan korban tentang pencabulan sudah diterima. Nanti bakal ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim kita," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved