Berita Nasional

Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres Diungkap, Dian Febbyana Disebut Jadi yang Terakhir Tewas

Kini  yang terbaru, DIan Febbyana disebut polisi menjadi orang terakhir yang tewas dalam kasus tersebut.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres Diungkap, Dian Febbyana Disebut Jadi yang Terakhir Tewas 

TRIBUNSUMSEL.COM, KEBAYORAN BARU - Misteri kematian satu keluarga di Kalideres hingga kini masih terus diselidiki polisi.

Kini  yang terbaru, DIan Febbyana disebut polisi menjadi orang terakhir yang tewas dalam kasus tersebut.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

"Dugaan kuat yang meninggal terakhir adalah Dian, putri dari Rudiyanto dan Renny Margaretha," kata Hengki kepada wartawan, Sabtu (26/11/2022).

Hengki mengungkapkan, jasad Dian ditemukan di sebelah jenazah ibunya di sebuah kamar yang terkunci dari dalam.

"Dan pada saat di TKP, posisinya adalah di dalam kamar bersama  jenazah ibunya yang sudah terjadi mumifikasi, namun terlihat terawat. Maksudnya alas tidurnya rapi, kasurnya rapi. Ada kain di bawah jenazah ibunya," ungkap dia.

"Jenazah Dian ada di sebelahnya sambil memeluk guling, dan kamar di kunci dari dalam," tambahnya.

Dalam kasus ini, terdapat empat korban yang ditemukan tewas membusuk pada 10 November 2022.

Keempatnya yaitu Rudyanto Gunawan (71) dan istrinya K Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian Febbyana (42), dan ipar Budyanto Gunawan (69).

Jasad Rudyanto Gunawan dan istrinya K Margaretha Gunawan ditemukan di dua kamar berbeda. 

Sedangkan Dian ditemukan tewas di lantai, dan korban Budyanto Gunawan ditemukan di sofa.

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, ada satu korban yang diduga sudah tewas sejak Mei 2022.

Hal itu diketahui saat penyidik memeriksa tiga orang saksi yang merupakan mediator jual beli rumah dan pegawai koperasi simpan pinjam.

"Dia mengajak rekannya, sama-sama mediator penjualan rumah. Nah saat itu, salah satu pemilik ataupun yang meninggal di rumah tersebut, atas nama almarhum Budiyanto ini menghubungi ke para saksi ini untuk menjual rumah tersebut," kata Hengki kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (21/11/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved