Timnas Indonesia

Beredar Kabar, Ada Isu Suap Menyuap di KLB PSSI untuk Cari Ketum Baru, Exco Beri Penjelasan

Yoyok membantah dengan tegas tuduhan para netizen di media sosial terkait adanya kasus suap menyuap di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Editor: Slamet Teguh
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Beredar Kabar, Ada Isu Suap Menyuap di KLB PSSI untuk Cari Ketum Baru, Exco Beri Penjelasan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kabar kurang sedap kembali datang menimpa PSSI.

Kali ini muncul isu soal suap menyuap jelang KLB PSSI untuk mencari ketua umum PSSI yang baru.

Menanggap hal tersebut anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi angkat bicara.

Yoyok membantah dengan tegas tuduhan para netizen di media sosial terkait adanya kasus suap menyuap di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Menurut Yoyok Sukawi, netizen hanya berbicara tanpa mencari fakta sesungguhnya.

Netizen banyak berbicara itu karena dalam dua periode ketua umum PSSI tidak bisa menyelesaikan masa baktinya untuk memimpin sepak bola Indonesia.

Pada periode 2016-2020, PSSI sebenarnya dipimpin oleh Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi meraih 76 suara voters dan mengalahkan lawannya yakni Moeldoko yang hanya mendapatkan 23 suara voters.

Pada 12 Februari 2018, Edy Rahmayadi memutuskan untuk cuti sebagai ketua umum PSSI sampai akhir Juni 2018.

Edy Rahmayadi pun kembali bekerja di PSSI tetapi dengan status rangkap jabatan.

Sebab, pada 5 September 2018, Edy Rahmayadi dipercaya untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara.

Pada 20 Januari 2019, Edy Rahmayadi memutuskan untuk mundur dari ketua umum PSSI.

Jabatan ketua umum PSSI dipegang oleh Joko Driyono, tetapi hanya bertahan satu bulan saja.

Pasalnya Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved