Berita Banyuasin

Ditetapkan Tersangka, Kades Tanjung Menang Musi Banyuasin Dardanela Ditahan

Kades Tanjung Menang yakni Dardanela ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi dana desa oleh Kejari Banyuasin

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Kades Tanjung Menang Kecamatan Rantau Bayur Dardanela saat dibawa dari Kejari Banyuasin untuk ditahan di Rutan Pakjo Palembang, Kamis (24/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kades Tanjung Menang yakni Dardanela ditetapkan jadi tersangka dugaan korupsi dana desa tahun 2019 sampai 2020. 

Kejari Banyuasin, langsung melakukan penahanan terhadap kades tersebut ke Rutan Pakjo Palembang agar tak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. 

Usai menjalani pemeriksaan di Pidsus Kejari Banyuasin, Kades Tanjung Menang Musi Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin Darna Dela , langsung dilakukan penahanan.

Penetapan tersangka dan penahanan terhadap tersangka ini, setelah adanya laporan masyarakat dan inspektorat Banyuasin terkait kegiatan fisik yang tidak sesuai spesifikasi seperti jembatan, jalan. 

Sehingga, jembatan dan jalan yang dibangun, tidak selesai. Selain tidak sesuai dengan spesifikasi, membuat kekuatan jembatan dan mengalami kerusakan.

Kuasa hukum tersangka Dardanela, Dirgantara menuturkan, ini baru dugaan yang ditujukan kepada kliennya karena masih ada proses hukum di pengadilan.

"Nanti pembuktiannya, ada di pengadilan. Jadi sekarang, masih tetap proses hukum dan belum putus," katanya singkat. 

Sedangkan Kajari Banyuasin Agus Widodo didampingi Kasi Pidsus Hafis Munardi didampingi Kasi Intel Welly dan Kasubsi Penyidik Geovani menuturkan, karena melakukan korupsi dana desa, sehingga negara mengalami kerugian senilai Rp 230 juta.

"Penahanan ini, setelah kami lakukan panggilan sebanyak ketiga. Tersangka ini, diketahui sudah hampir setahun tidak masuk kerja dan tidak berada di desa tersebut," katanya. 

Modus tersangka, sengaja mengurangi volume atau spesifikasi pengerjanaan fisik yang ada di desa tersebut.

Baca juga: Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pj Bupati Musi Banyuasin, Bahas Illegal Drilling

Dalam pengerjaan tersebut, mengunakan dana desa tahun 2019 dan 2022.
 
"Tersangka kami dikenakan pasal 2 ayat 1, Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved