Wawancara Eksklusif Tribun Sumsel
Kiat Sukses Ala Dirut PT Perkebunan Wak Uban, Produk Olahan Aren Indralaya Dibawa Sampai Korea
Pada prinsipnya Perkebunan Wak Uban ini memang dari UMKM yang kecil dan mempekerjakan warga sekitar Perkebunan yang ada di Ogan Ilir.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT Perkebunan Wak Uban mendapatkan Penghargaan Siddhakarya dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di acara Penyerahan Penganugerahan Siddhakarya tahun 2022 di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Jakabaring.
"Untuk bisa dapat penghargaan ini prosesnya cukup panjang dan tidak mudah. Bahkan sejak 5-6 bulan lalu pendataannya," kata Direktur Utama PT Perkebunan Wak Uban Fitri Yulianti saat diwawancarai secara khusus oleh Tribun Sumsel, Selasa (22/11/2022)
Menurut Fitri yang merupakan anak Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, ini sebuah motivasi yang bagus, baik untuk perusahaan maupun dari UMKM lainnya agar bisa sejajar dengan perusahaan besar.
"Karena pada prinsipnya Perkebunan Wak Uban ini memang dari UMKM yang kecil dan mempekerjakan warga sekitar Perkebunan yang ada di Ogan Ilir," ungkapnya
Berikut wawancara khusus dengan Fitri
* Bisa dijelaskan sejarah PT Perkebunan Wak Uban
Awalnya waktu mulai ditanam pohon aren itu sendiri. Karena jarang ada perkebunan aren, bahkan kalau di Indonesia ini salah satu perkebunan aren yang cukup luas.
Sebab biasanya kalau di daerah lain itu hanya tumbuh begitu saja atau hanya beberapa pohon. Tapi kalau di Perkebunan Wak Uban ini benar-benar perkebunan pohon aren dengan luasan 7 hektare, kurang lebih ada 1.200 pohon aren.
Ditanam sejak 8 tahun lalu dan mulai berproduksi sejak tiga tahun lalu. Jadi memang prosesnya cukup lama. Untuk pohon aren ini produk utamanya gula aren, hanya ada variannya disesuaikan dengan perkembangan zaman.
* Produknya apa saja
Seperti produk unggulan ada gula bubuk atau disebut gula aren semut, gula aren batok, gula aren cair, ada rasa jahe dan lain-lain dengan tetap bahan dasarnya gula aren.
* Kalau mau beli dimana
Kami lebih ke online bisa di cek di Instagram @perkebunanwakuban nah nanti disitu lengkap pilihan saja bisa melalui e-commerce atau bisa melalui kontak di 0811 788 2020. Selain itu juga ada di supermarket seperti di Diamond.
* Harganya berapa
Produk kita premium untuk gula semut, ada per pack 250 gram Rp 30 ribu. Kalau gula batok harganya sama seperti yang lainnya.
* Apakah boleh berkunjung ke Perkebunan
Kami juga membuka lebar, siapa saja boleh berkunjung ke Perkebunan Wak Uban yang ada di Indralaya, Ogan Ilir. Kita buka bagi masyarakat yang mau diedukasi tentang arean, seperti apa pohon aren, gula aren, produksinya dari hulu ke hilir dan lain-lain.
Yang mau belajar terbuka untuk umum, bisa dikontak melalui Instagram, bisa di DM. Boleh instansi atau masyarakat umum.
* Apa keunggulan kita
Keunggulannya punya perkebunan sendiri, boleh dicari yang punya perkebunan pohon aren itu baru Wak Uban. Kalau yang lainnya dikelola masyarakat.
Kemudian kami bisa koreksi hasilnya dari awal sampai akhir dan sampai dikonsumsi pelanggan. Karena memang dari perkebunan langsung diolah dihari yang sama.
* Satu bulan berapa produksi gula arennya
Sebulan bisa 2 ton, itu pun belum sampai 10 persen dari pohon yang ada. Kalau nantinya menghasilkan nira semua bisa banyak.
* Untuk pemasaran
Seluruh Indonesia sudah karena kita sudah produksi dari 3 tahun lalu. Kalau konsumen membawa sendiri ke luar sudah sampai Korea, tapi dibawa sendiri dari Palembang.
* Kalau untuk inovasi buat apa aja
Ada kopi yang jadi varian seperti kopi gula aren.
Gula kami ini mau dicampur apa aja, bisa membangkitkan rasa jadi lebih enak.
* Proses pembuatannya seperti apa
Proses masih tradisional, kita tidak butuh pabrikan besar untuk memproduksinya.
Kalau komoditi besar paling mesin nta dibuat modern, tapi masakan sama air didihkan sampai mengental. Masakannya 4-5 jam untuk satu kuali besar.
* Terkait mendapatkan penghargaan Siddhakarya seperti apa
Untuk bisa dapat penghargaan ini prosesnya cukup panjang dan tidak mudah. Bahkan sejak 5-6 bulan lalu pendataannya. Ini sebuah motivasi yang bagus, baik untuk perusahaan maupun dari UMKM lainnya agar bisa sejajar dengan perusahaan besar.
Karena pada prinsipnya Perkebunan Wak Uban ini memang dari UMKM yang kecil dan mempekerjakan warga sekitar area Perkebunan yang ada di Ogan Ilir.
Baca berita lainnya langsung dari google news