Berita Banyuasin

Mantan Kades di Banyuasin Korupsi Pembebasan Lahan Tol KapalBetung, Kasus Segera Disidangkan

Mantan Kepala Desa (Kades) Sukamulya Banyuasin menjadi tersangka korupsi pembebasan lahan Tol KapalBetung, kasus segera disidangkan.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Mantan Kepala Desa (Kades) Sukamulya Banyuasin III Kabupaten Banyuasin menjadi tersangka korupsi pembebasan lahan Tol KapalBetung, kasus segera disidangkan. Hal ini disampaikan kepala desa di Desa Suka Mulya Banyuasin yang bernama Abdul Kadir Effendi, Senin (14/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Mantan Kepala Desa (Kades) Sukamulya Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin menjadi tersangka korupsi pembebasan lahan Tol KapalBetung.

Berkas telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum dan kasusnya segera disidangkan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin, melimpahkan berkas dugaan korupsi pengadaan pembebasan lahan tol Kapalbetung dengan tersangka Mantan Kades Suka Mulya Abdul Kadir.

Pelimpahan tersangka mantan kepala desa di Desa Suka Mulya Banyuasin yang bernama Abdul Kadir Effendi ke Jaksa Penuntut Umum, bertujuan untuk proses hukum selanjutnya ke Pengadilan Tipidkor Klas I A Khusus Palembang.

Menurut Kajari Banyuasin Agus Agus Widodo SH MH didampingi Kasi Pidsus Kejari Hafiz Muhardi dan Kasi Intel Welly, pelimpahan tersangka dugaan kasus korupsi pembebasan lahan tol Kapalbetung di Desa Suka Mulya telah merugikan negara senilai Rp 1.2 miliar.

Tersangka, sengaja mengklamufase tanah negara seluas 10 hektare, dengan dibuatkan 17 SPHT.

Dengan membuat SPHT ini untuk tanah seluas 10 hektare, sehingga negara mengalami kerugian senilai Rp 1.2 miliar di tahun 2019 lalu.

Baca juga: Dua Bocah Kakak Adik Tenggelam di Kolam Retensi Gandus Dimakamkan Berdampingan

"SPHT ini, digunakan untuk pengadaan pembagunan proyek jalan tol Kapalbetung di wilayah Banyuasin. Perusahaan yang melakukan pembebasan berasal dari PT Sriwijaya Makmur Persada," katanya.

Lanjut Agus Widodo, penahanan tersangka di Rutan Pakjo Palembang, setelah mantan Kades Sukamulya Kecamatan Banyuasin III Banyuasin ditetapkan sebagai tersangka. Setelah dilakukan penahanan untuk melengkapi berkas, pihak penyidik melimpahkan berkas dan tersangka ke jaksa penuntut umum.

Ketika disinggung mengenai dalam kasus ini, akan ada tersangka baru yang ikut terlibat, menurut Agus pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus dugaan korupsi ini.

"Sejauh ini, belum ada tersangka baru. Masih mantan kades Suka Muya yang ditetapkan tersangka. Sekarang, masih pengembangan kasus ini," jelasnya.

Dalam kasus ini, tersangka Abdul Kadir Effendi mantan Kades Suka Mulya, dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi. Tersangka terancam hukuman, minimal empat tahun penjara dari pasal 2 yang dikenakan kepada tersangka.

"Untuk sidangnya, masih menunggu dari petunjuk dari pengadilan. Karena, nanti Kamis berkas baru akan diproses ke Pengadilan setelah menyerahkan berkas," pungkasnya.

Mantan Kades Suka Mulia Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Abdul Kadir Effendi ditetapkan jadi tersangka pembebasan lahan jalan tol KapalBetung, Selasa (19/7/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved