Berita Muara Enim

Kecelakaan di Gelumbang, Pengendara Motor Tertabrak KA Bukit Serelo, Ini Kronologinya

Kecelakaan di Gelumbang, Rudi Hartono (40) pengendara motor warga Desa Suka Menang Muara Enim tewas tertabrak kereta api penumpang S10C Bukit Selero.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Kecelakaan di Gelumbang, Rudi Hartono (40) pengendara motor warga Desa Suka Menang Muara Enim tewas tertabrak kereta api penumpang S10C Bukit Selero, Kamis (10/11/2022). Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Kecelakaan di Gelumbang, Rudi Hartono (40) pengendara motor warga Desa Suka Menang Muara Enim tewas tertabrak kereta api penumpang S10C Bukit Selero Jurusan Lubuk Linggau-Kertapati, Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 17.00.

Korban tewas setelah nekat menerobos pintu palang pintu di perlintaas kereta api Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 17.00.

Dari informasi dihimpun, Jumat (11/11/2022) kejadian tersebut berawal ketika korban bernama Rudi Hartono yang mengendarai sepeda motor Honda Revo BG 5772 YAE nekat melintasi rel kereta api dengan menerobos palang pintu yang sudah tertutup.

Ketika sedang melintas tiba-tiba melintas kereta api Babaranjang dari arah Palembang menuju Lahat dan spontan saja korban menghentikan motornya.

Setelah selesai melintas kereta api Babaranjang, korban mengira aman dan langsung menerobos pintu perlintasan yang belum terbuka padahal dari arah berlawanan tanpa sepengetahuan korban masih ada Kereta api penumpang S.10C Bukit Selero Lubuk Linggau-Kertapati dari arah Prabumulih menuju Palembang yang dikemudikan oleh masinis Hacy H (33) dan asisten masinis Dwi Bagus (32).

Karena posisi sudah terlalu dekat, Kereta Api penumpang tersebut menabrak korban hingga terpental bersama motornya.

Baca juga: Polda Sumsel Bongkar Home Industri Membuat Miras Oplosan, Sudah Operasi 8 Bulan

Melihat hal tersebut warga yang melihat langsung memberikan pertolongan dengan membawanya ke Puskesmas Gelumbang namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi didampingi Kapolsek Gelumbang Iptu Rendi Nopriadi, membenarkan kejadian tersebut yang menyebabkan satu korban jiwa.

Diduga korban menerobos palang pintu kereta api pada saat palang pintu kereta api telah ditutup, dan memberanikan diri melintas setelah kereta di lintasan selesai.

Namun, tanpa disadari korban di lintasan lain ada kereta yang melintas juga sehingga mengakibatkan korban ditabrak kereta api.

Akibat kejadian tersebut korban dinyatakan meninggal dunia pada saat dibawa ke Puskesmas Gelumbang.

Saat ini, lanjut Kapolres mereka telah melakukan oleh TKP, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Revo warna Hitam BG 5772 YAE.

Dari hasil pemeriksaan para saksi-saksi ini murni kelalaian korban karena menerobos palang pintu.

"Sudah ada palang pintu, artinya tidak boleh lewat, itu untuk keselamatan, jadi patuhilah itu," pungkasnya.

Kabag Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryati mengatakan PTKAI sebagai operator turut berduka dan prihatin atas kejadian tersebut.

Mereka akan terus berkoordinasi dengan para pihak dan stakeholder terkait lainnya untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang dengan terus mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tidak menerobos setiap melewati perlintasan kereta api, yang dijaga ataupun tidak dijaga, karena untuk keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat itu sendiri. (ardani zuhri/sp)

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved