Berita PLN Insight

Himbauan dari PLN untuk Antisipasi Bahaya Kelistrikan Saat Banjir di Musim Penghujan

PLN akan memadamkan listrik pada daerah tergenang banjir apabila berpotensi adanya bahaya kelistrkkan.

Editor: Sri Hidayatun
Dokumentasi PLN
Di musim penghujan, PLN antisipasi bahaya kelistrikan saat banjir. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Di musim penghujan, banyak hal yang harus diperhatikan dan diantisipasi masyarakat, salah satunya bencana banjir.

Saat terjadi hujan deras apalagi berpotensi banjir, masyarakat juga harus meningkatkan kehati-hatian terhadap potensi tersengat listrik. 

Manager K3L dan Keamanan PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Agoes Pramono, menghimbau agar masyarakat melaporkan kepada PLN jika daerah sekitar rumah tergenang air, sehingga upaya tersengat listrik dapat dihindari.

Himbauan ini juga disampaikan nya kepada para mitra kerja saat briefing K3 agar para mitra meneruskan informasi tersebut kepada orang-orang terdekat.

Antisipasi Bahaya Kelistrikan Saat Banjir di Musim Penghujan
PLN lakukan antisipasi bahaya kelistrikan saat banjir di musim penghujan.

“Jika air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari mini circuit breaker (MCB) pada kWh meter sebagai antisipasi bahaya tersengat listrik. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui Contact Center 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile agar lokasi banjir dapat diamankan. Mohon rekan-rekan mitra juga aware, antisipasi ini harap disampaikan ke orang terdekat jika mulai hujan deras,” terang Agoes.

Baca juga: PLN Sukses Reduksi 32 Metrik Ton Emisi Karbon di Tahun 2022

Sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat di lokasi banjir, PLN akan memadamkan listrik pada daerah tergenang banjir apabila berpotensi adanya bahaya kelistrkkan.

Penormalan listrik dapat dilakukan setelah instalasi dipastikan kering. 

“PLN tidak bisa sembarangan mematikan listrik yang disalurkan ke masyarakat. Kebijakan itu dapat dilakukan jika ada gangguan, pemeliharaan, atau kondisi darurat yang mengharuskan pemadaman, misalnya banjir. Pemadaman di lokasi banjir merupakan upaya pengamanan untuk masyarakat dari bahaya sengatan listrik, mengingat air juga dapat menghantarkan listrik,” ungkap Agoes.

Dalam kondisi banjir, pihak PLN juga menghimbau untuk mencabut peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

Selain itu, masyarakat dihimbau untuk tidak berteduh di dekat instalasi kelistrikan, seperti tiang listrik, gardu listrik, maupun tiang lampu penerangan jalan. 

“Potensi-potensi bahaya seperti arus pendek di peralatan elektronik warga, harus diantisipasi," pungkas Agoes.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved