Harga Karet Palembang

Sempat 3 Hari Naik Sejak Awal Pekan, Harga Karet Sumsel Hari Ini Turun Tipis

Sempat tiga hari naik sejak awal pekan, harga karet Sumsel hari ini turun tipis. Turunnya harga karet karena harga karet dunia turun.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Sempat tiga hari naik sejak awal pekan, harga karet Sumsel hari ini turun tipis. Turunnya harga karet karena harga karet dunia turun, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sempat tiga hari naik sejak awal pekan, harga karet Sumsel hari ini turun tipis.

Info harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini turun tipis dibanding harga kemarin.

Turunnya harga karet ini karena memang harga karet dunia hari ini turun tipis yang juga dibarengi dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika sehingga harga secara keseluruhan ikut turun juga.

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada Kamis (10/11/2022) dibandrol Rp 19.781 per kg atau turun tipis dibanding harga kemarin, Rabu 9 November 2022 dibandrol Rp 19.975.

"Indikasi harga karet hari ini turun Rp 194 per kg dibandingkan indikasi karet Rabu (9/11/2022) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Achmad Mirza, Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Pembunuh Kades Kuala 12 Tulung Selapan OKI Dituntut 17 Tahun Penjara, Sempat Disangka Gila

Turunnya harga KKK 100 persen juga diikuti turunnya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 17.802 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 15.824 per kg.

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 13.846 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 11.868 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 9.890 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp7.912 per kg.

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

Dua Jenis Produk Karet Alam

Karet alam adalah bahan olahan yang diperoleh dari lateks pohon Hevea Brasiliensis dan dapat digunakan untuk memproduksi berbagai jenis karet.

Ada dua jenis produk karet alam yakni TSR dan RSS. Namun, di pasar perdagangan karet umumnya digunakan sebagai acuan harga adalah karet alam TSR.

Pengertian TSR atau Technically Specified Rubber adalah lateks cair yang telah dibiarkan membeku secara alami dan dibentuk kembali menjadi balok-balok yang dapat digunakan dalam pembuatan ban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved