Berita Sriwijaya FC

Profil Zakaria, Pemain Sriwijaya FC yang Bertekad Raih Kesuksesan dan Bawa Laskar Wong Kito Promosi

Profil Zakaria, Pemain Sriwijaya FC yang Bertekad Raih Kesuksesan dan Bawa Laskar Wong Kito Promosi

Editor: Slamet Teguh
HO via Sripoku.com
Profil Zakaria, Pemain Sriwijaya FC yang Bertekad Raih Kesuksesan dan Bawa Laskar Wong Kito Promosi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mengarungi Liga 2 Indonesia musim 2022/2023 Sriwijaya FC banyak diisi oleh pemain lokal.

Salah satu pemain lokal yang bermain bersama Sriwijaya FC ialah Zakaria.

Zakaria merupakan salah satu pemain Sriwijaya FC yang berposisi sebagai pemain belakang.

Zakaria, Centre Back Sriwijaya FC Asal Mariana Banyuasin Sumsel ini mengaku karier sepakbola yang paling berkesan saat dirinya bermain di kompetisi liga 3 2019 berhasil ikut membawa tim PSKC Cimahi promosi naik kasta liga 2.

"Yang paling berkesan itu di tahun 2019 gabung dengan PSKC Cimahi bawa promosi ke Liga 2. Kalau dak salah di final itu 3-1 kalah lawan Persijap Jepara, sehingga tim PSKC jadi runner-up Liga 3," ungkap pemain Center Bek Sriwijaya FC ini, Selasa (8/11/2022). 

Punggawa Sriwijaya FC yang mengenakan jersey nomor punggung 78 ini mengaku merasakan perjuangan di PSKC sejak awal pembentuian tim hingga menjadi runner-up Liga 3.

"Terasa dari awal pembentukan tim sampai ke nasional kebersamaan kekeluargaan susah senangnya tim. 

Pemain bintangnya tidak ada. Sama semua merata sama-sama berjuang susah sama dijalani. Tidak ada kelompok-kelompok suku dari mana," beberapa Zakaria. 

Sebelum tampil di PSKC, pada musim kompetisi Liga 2 2019, Zakaria sudah mencoba ikut tim Sriwijaya FC yang baru saja turun kasta dari Liga 1.

Namun kala itu tim berjuluk Laskar Wong Kito belum berhasil mendapatkan tiket promosi Liga 1.

Mengawali kehidupannya di sepakbola, Zakaria bergabung di SSB Sriwijaya yang masih di bawah naungan Sriwijaya FC tahun 2008. 

Baca juga: 5 Pemain Jadi Incaran Sriwijaya FC Jelang Liga 2 Bergulir Kembali, Target Promosi ke Liga 1

Baca juga: Respon Manajemen Sriwijaya FC Usai Hadir Tiga Opsi Segera Bergulirnya Liga 2 Indonesia

Kemudian tamat sekolah dari SMAN 1 Banyuasin 1, ia ikut Porprov 2015 membawa nama Kabupaten PALI berposisikan sebagai pemain gelandang bertahan/gelandang serang dan berhasil membawa tim ini juara Porprov.

Setelah itu Liga di Indonesia dibekukan Liga hingga membuatnya menganggur.

Pada tahun 2017 barulah ikut ke Liga 3 NTT Persami Maumere tidak lolos nasional cuma tingkat provinsi. 

Pada tahun 2017 ikut Liga 3 Persimura sampai 8 besar nasional.

Di tahun 2018 ia dibawa Isnan Ali ke Martapura FC ikut Piala Presiden.

2019 ikut Sriwijaya FC Piala Indonesia pas SFC turun di Liga 2.

Bermain di Liga 3 bersama PSKC Cimahi di tahun 2019 membawa promosi tim ini ke Liga 2.

2020 ikut PSKC dipertahankan untuk main di Liga 2.

Kemudian istirahat laga dampak pandemi covid 19.

Pada tahun 2021 bersama PSG Pati ikut coach Ibnu Grahan setengah musim pindah ke Kalteng Putra statusnya peminjaman. 

Barulah di tahun 2022 ini Zakaria kembali lagi bersama Sriwijaya FC. Pesepakbola kelahiran kelahiran Mariana, 5 Mei 1997 mengaku mendapat tawaran dari pelatih kiper Ferry Rotinsulu. 

"Awalnyanya ketemu Bang Ferry dia nawari mau gak ke Sriwijaya FC sama abang. Selesai Liga libur, ada main turnamen di Palembang. InsyaAllah kalau ado jodohnyo tahun ini aku siap ke Sriwijaya FC

Akhirnya berjalannya waktu liga 2 nak mulai ditawari lagi oleh Bang Ferry. Kebenaran ini mau dekat dengan keluarga kan jadi lebih memilih ke Sriwijaya FC," papar pemain yang mengenakan jersey nomor punggung 78.

Bicara soal asmara, bungsu dari dua bersaudara buah kasih pasangan Zaini dan Rahmawati mengaku masih bujangan dan mulai merencanakan menikahi wanita pujaannya. 

"Masih dewekan belum berkeluarga. Tapi lah ado calon. Rencano itu (nikah) secepatnyolah kalo dak tahun ini, duo tahun lagilah," kata Zakaria yang mengidolakan Sergio Ramos. 

Zakaria yang mengaku rutin latihan di Lapangan Diklat Mariana Banyuasin selama libur tim SFC, menyambut gembira mendengar kabar kemungkinan kumpul tanggal 15 November 2022.
 
"Kalau tanggapan aku Alhamdulillah kalau memang benar-benar ado kepastian tanggal kompetisi digulirkan. Infonyo kan selambat-lambatnya tanggal 2 Desember dimulai lagi. Mudah-mudahan kito secepatnya kumpul biar biso persiapan lagi. Biar fisiknya balik lagi ke performa semula. Seperti sebelum libur kemarin," kata Zakaria. 

Zakaria yang beralamatkan di Jl Sepakat dekat SMAN 1 Banyuasin 1 mengalun selama libur tim SFC, dirinya rutin latihan di Lapangan Diklat Mariana Banyuasin. 

"Selama libur di rumah bae, Paling kalo pagi istirahat sore baru latihan fisik, skeeping, joging, penguatan. Selain itu bantuin orangtua menemani ke tempat saudara di Tanjungrajo OI, Tanggabuntung, Gandus Palembang," katanya. 

Tekadnya yang pasti membawa tim SFC bisa berprestasi setinggi-tingginya dan harus bawa promosi ke Liga 1. 

"Pokoknya tujuannya bawa SFC ke Liga 1. Harus bisa membawa kondisi tim kondusif, menyatukan kekompakan sama-sama tim, latihan lebih keras supaya lebih bisa performanya di atas tim-tim lain," kata Jek yang doyan pempek. 

Zakaria mengaku biasa melakukan latihan fisik sehingga bisa menjalankan instruksi pelatih di saat mondar-mandir naik dan turun posisinya setiap laga pertandingan. 

"Tergantung instruksi coach. Kadang mainnya ke atas ke bawah mainnya. Kalau ditanya biar bisa lincah, barangkali karena aku banyak skeeping, papan koordinasi kelincahan kaki supaya tubuh lentur tidak kaku," terangnya. 

Ia memegang prinsip yang pasti setiap pertandingan ketemu lawan ia mengaku jangan sampai meremehkan lawan, percaya diri, kerja keras, jangan terlalu over juga. 

"Samo yang pasti kito membela tim kebanggaan harus memberikan yang terbaik setiap pertandingan," katanya. (SP/Fiz)

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved