Berita OKI

Penyebab Ribuan Ikan Tambak Mati Mendadak di Kayuagung OKI, Ini Hasil Uji Lab

Penyebab ribuan ikan petambak mati di Sungai Komering Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akhirnya terungkap.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Ikan mati dan mengapung di tambak milik warga Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (21/9/2022) silam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG --Penyebab ribuan ikan petambak mati di Sungai Komering Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akhirnya terungkap.

Dari hasil uji laboratorium air sungai komering yang telah dilakukan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan ribuan ikan petambak di wilayah mati mendadak.

Hal tersebut disampaikan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Ogan Komering Ilir bahwa kadar oksigen kekurangan kadar oksigen dalam air kandungannya rendah.

"Hasil yang diperoleh menunjukkan jika kadar oksigen DO (Dissolved oxygen) rendah dibawah 2 persen yang disebabkan perubahan musim,Sementara untuk pH (derajat keasaman) juga rendah angkanya 5 persen. Tetapi tidak terlalu berpengaruh pada daya tahan ikan tambak," tutur Pengawas lingkungan DLHK, Krisna saat ditemui, Jum'at (30/9/2022) siang.

Menurutnya kadar oksigen yang rendah dipengaruhi faktor alam.

Karena seringnya turun hujan dan aliran disungai meningkat atau aliran air dari lebak yang masuk ke sungai.

"Perubahan cuaca yang ekstrim mengakibatkan perubahan suhu yang dratis antara permukaan air. Hal ini menyebabkan kadar oksigen dalam air menurun," imbuhnya.

Disimpulkan jika banyaknya ikan nila dan patin yang mati mendadak diakibatkan kadar oksigen rendah.

Karena kedua ikan bisa hidup jika kadar oksigen diatas 4 persen.

"Salah satu cara untuk menaikkan kadar oksigen, diminta seluruh masyarakat yang berkegiatan disungai untuk tidak membuang sampah sembarang,"

"Jangan membuang limbah cair seperti sabun cuci dan kimia lainnya disungai. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab DO turun," ungkapnya.

Petambak ikan di Lingkungan 5, Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung mengeluhkan ikan mati mendadak, mengambang dan membusuk dilokasi tambak, Rabu (21/9/2022) sore.
Petambak ikan di Lingkungan 5, Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung mengeluhkan ikan mati mendadak, mengambang dan membusuk dilokasi tambak, Rabu (21/9/2022) sore. (TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO)

Sebelumnya diberitakan ribuan ikan milik petambak di sepanjang aliran sungai Komering. mati mendadak pada Rabu (21/9/2022) sore.

"Sekitar beberapa hari terakhir saya sudah menerima laporannya. Nanti kita akan menerjunkan petugas untuk mengambil sampel air dan mengecek kadar pH nya," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI, Ir Irawan MM.

Menurutnya memang jika masuk musim penghujan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved