Berita Palembang

Pencuri Sepeda Lipat di 5 Ulu Palembang Terekam CCTV, Pelaku Terlihat Panjat Pagar Rumah Korban

Pencuri sepeda lipat di 5 Ulu Palembang terekam CCTV kamera pengintai. Pelaku terlihat memanjat pagar rumah korban. 

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Pencuri sepeda lipat Element di 5 Ulu Palembang terekam CCTV kamera pengintai. Pelaku terlihat memanjat pagar rumah korban, Jumat (30/9/2022).  

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pencuri sepeda lipat Element di 5 Ulu Palembang terekam CCTV kamera pengintai. Pelaku terlihat memanjat pagar rumah korban. 

Tersangka pencuri sepeda lipat terebut membawa lari sepeda merk Element yang diletakkan pemiliknya di bawah rumah.

Saat ini pencuri sepeda lipat tersebut diringkus Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Aksi pencurian itu dilakukan Arsadi alias Pitek (32) di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I.

Melihat situasi yang sedang sepi pemuda itu pun memanjat pagar rumah korban untuk mengambil sepeda lipat yang ada di teras rumah.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, tersangka diamankan ketika sedang tertidur di rumahnya. Sebelumnya korban telah membuat laporan di Polsek Seberang Ulu I.

Baca juga: Harga Karet Dunia Hari Ini, Harga Karet Sicom SGX 133,7 Sen AS/Kg, TSR 20 Turun Dibandingkan Kemarin

"Pengungkapan yang dilakukan anggota kami, termasuk dalam Ops Sikat II Musi 2022. Pelaku ini mencuri sepeda milik korban ketika korban pergi ke bengkel, " kata Tri, Jumat (30/9/2022).

Dirinya menjelaskan, bahwa saat kejadian korban memarkirkan sepeda lipatnya dibawah rumah panggungnya. Setelah itu korban pergi ke bengkel miliknya.

"Dari keterangan korban saat dimintai keterangannya oleh anggota kita, bahwa sepedanya sudah tidak ada lagi saat korban pulang, atas kejadian itu korban mengalami kerugian yang diperkirakan Rp2,2 juta," katanya.

Sementara itu, pelaku Pitek mengakui perbuatannya. Ia mengaku terpaksa mencuri karena tidak ada pekerjaan.

"Saya jalan kaki saja kebetulan lewat kemudian ada sepeda yang terkapar. Sepedanya saya angkat setelah manjat pagar, lalu dinaiki bawa kabur. Terpaksa pak, lagi dak begawe, " ujarnya.

Sepeda lipat itu telah ia jual seharga Rp 400 ribu dan uang digunakan untuk kebutuhannya.

"Sudah saya jual sepedanya Rp 400 ribu, " katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved