Berita Lubuklinggau

Begal Residivis di Lubuklinggau Jambret Hp Istri Polisi, Coba Kabur Kaki Tersangka Ditembak

Begal residivis di Lubuklinggau jambret hp atau handphone istri polisi akhir Agustus lalu dan tertangkap kemarin, Kamis (29/9/2022).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Begal residivis di Lubuklinggau jambret Hp atau handphone istri polisi akhir Agustus lalu dan tertangkap kemarin, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Begal residivis di Lubuklinggau jambret Hp atau handphone istri polisi akhir Agustus lalu dan tertangkap kemarin, Kamis (29/9/2022).

Anggun Sanjaya alias An (20 tahun), begal residivis di Lubuklinggau ini terpaksa ditembak kakinya karena mencoba kabur saat akan ditangkap di rumah temannya.

An begal residivis di Lubuklinggau ini tercatat sebagai warga Desa Tanjung Sanai II Kecamatan Padang Ulang Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Residivis kasus pencurian sepeda motor ini ditangkap tim gabungan Macan Polres Lubuklinggau, Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara dan Polsek Lubuklinggau Timur, Kamis 29 September 2022 kemarin sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara mengungkapkan, tersangka Anggun melakukan aksi jambret pada Senin 29 Agustus 2022 lalu.

"Lokasinya di Jalan Fatmawati dekat Polsubsektor Lubuklinggau Timur II Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur II," ungkapnya pada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Begal residivis di Lubuklinggau jambret Hp atau handphone istri polisi akhir Agustus lalu dan tertangkap kemarin, Kamis (29/9/2022).
Begal residivis di Lubuklinggau jambret Hp atau handphone istri polisi akhir Agustus lalu dan tertangkap kemarin, Kamis (29/9/2022). (TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS)

Kasat menjelaskan, kejadian bermula saat korban Reni Diana Sari (32 tahun) Bhayangkari Polres Lubuklinggau, mengendarai motor Honda Beat di Jalan Fatmawati hendak ke Puskesmas Swasti Saba tempatnya bekerja.

"Tiba-tiba datang dari arah belakang sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarai dua orang laki-laki tak dikenal langsung memepetnya," ujarnya.

Namun, keduanya tidak berhasil merampas tas milik korban, kedua pelaku pun kembali memepet korban dan mereka menarik handphone dari kantong celana korban secara paksa.

"Setelah berhasil kedua pelaku langsung kabur, sementara korban ketakutan dan shock melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubuklinggau Timur," ungkapnya.

Kemudian setelah mendapat laporan anggota Polisi langsung melakukan penyelidikan, diketahui pelakunya adalah Anggun.

Selanjutnya, tim gabungan dipimpin Kasat Reskrim AKP Robi Sugara dan Kanit Pidum Ipda Jemmy Amin Gumayel menangkap tersangka di rumah temannya.

Namun, ketika dilakukan pengembangan di beberapa lokasi tersangka Anggun malah mencoba kabur dan berusaha melarikan diri serta melawan petugas.

"Kita sempat memberikan tembakan peringatan, tapi Anggun ini melarikan diri, sehingga dilakukan tindakan tegas, terarah dan terukur. Kaki kanannya dilumpuhkan dua lubang dan dibawa ke RS dr Sobirin," ungkapnya. 

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved