Berita Charitas

Alternatif Pengobatan Jantung, RS Charitas Hospital Palembang Kenalkan Charitas Wellnes Center

Kelebihan terapi Unit Peredaran Darah (UPD / EECP) membuat pasien nyaman tanpa adanya tusukan jarum untuk membuat akses pada rongga tubuh.

Editor: Sri Hidayatun
dokumentas RS RK Charitas Palembang
RS Charitas Hospital Palembang Keluarkan Terobosan Charitas Wellnes Center. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rumah Sakit Charitas Hospital Palembang mengeluarkan terobosan baru dalam hal pengobatan dan pencegahan penyakit jantung pada pasien.

Bertepatan dengan Hari Jantung Sedunia 2022, Layanan Charitas Wellness Center kini hadir untuk masyarakat dan mendukung program Pemerintah untuk lebih mengutamakan pencegahan penyakit, serta memperhatikan kebugaran tubuh setiap individu di masyarakat.

Kepala Divisi Marketing Charitas Group, dr Wilma Hannie Daniel, MKM. mengatakan, layanan Charitas Wellness Center meliputi lima metode pengobatan yakni: Unit Peredaran Darah, Meditasi Kesehatan Virtual, Yoga Kesehatan, Klinik Kesehatan Terpadu dan Klub Kesehatan.

"Salah satu metode unggulannya yakni "Unit Peredaran Darah" (EECP) alternatif pengobatan jantung tanpa operasi. Berbeda dengan pengobatan jantung lainnya, tindakan ini sama sekali tidak invasif (tidak merusak jaringan tubuh). Dan ini juga kabar baik untuk orang sehat, tanpa harus pergi ke gym / tanpa olahraga bisa memiliki aliran darah yang lancar dan pompa jantung yang optimal," ungkap dr. Wilma, Jumat (30/9/2022).

Sifatnya yang melancarkan peredaran darah sehingga berbagai benefit bisa dirasakan oleh pasien, salah satunya dengan meningkatkan prestasi kerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga tak terjadi lagi penyumbatan.

"Orang gangguan tidur pun bisa tidur lebih nyenyak, khususnya orang-orang yang berisiko mengalami gangguan penyakit kronis seperti stroke, diabetes, gagal ginjal, penyumbatan jantung, sirosis hati dan orang-orang yang pasca Covid-19. Terapi ini juga baik untuk pasien long Covid-19,  yang masih memiliki gejala sisa pasca Covid, " katanya.

Paket pengobatan 35 kali total terapi untuk pengobatan penyakit dengan sesi 5-6 kali seminggu selama 1-2 jam per satu kali pengobatan.

Sementara untuk terapi kebugaran stamina sebanyak 10 kali terapi.

"Penilaian awal dilakukan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah,dan selama terapi dilakukan dokter akan selalu stand by di sisi pasien untuk mendampingi, " ujarnya.

Kelebihan terapi Unit Peredaran Darah (UPD / EECP) membuat pasien nyaman tanpa adanya tusukan jarum untuk membuat akses pada rongga tubuh.

"Pengobatan yang digunakan ini non-Invasif, jadi tak ada sama sekali luka tusukan jarum ataupun pembedahan kepada pasien. Lalu yang kedua, ini justeru bisa membuka aliran darah baru. Biasanya apabila hanya minum obat dibutuhkan waktu cukup lama untuk mencapai efektivitas obat, itu pun tergantung jenis obat dan terkadang bahkan butuh waktu sampai tahunan untuk memperlihatkan hasil yang signifikan. Kalau tindakan UPD (EECP) ini tidak sampai bertahun-tahun, cukup 35 kali terapi sudah menunjukkan hasil yang positif dan membuka aliran darah baru, " pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved