Berita Palembang

Vaksin Meningitis Untuk Umroh di Palembang, September KKP Palembang Layani 3.000 Jemaah

Vaksin meningitis untuk umroh di Palembang, September Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang melayani 3.000 jemaah.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Vaksin meningitis untuk umroh di Palembang, September Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang melayani 3.000 jemaah. Gambar ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Vaksin meningitis untuk umroh di Palembang, September Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang melayani 3.000 jemaah.

Stok vaksin meningitis langka di Sumsel. Tidak hanya di KKP stok kosong bahkan sebagian besar stok di klinik dan rumah sakit kosong karena tingginya permintaan vaksin meningitis untuk umroh di Palembang.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang, Emmilya Rosa mengatakan stok vaksin meningitis untuk umroh di Palembang kosong.

Kalaupun ada harganya memang lebih tinggi karena sementara ini vaksin di klinik atau rumah sakit stok terbatas sehingga menimbulkan kenaikan harga.

"Kalau stok di KKP kosong saat ini, saat ada kemarin harganya sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Dia mengatakan penyebab vaksin kosong karena tingginya permintaan vaksin yang tidak sebanding dengan stok yang ada.

Baca juga: Viral Begal di Jl Soekarno Hatta Palembang Nyebur ke Dalam Dam, Polisi Ungkap Fakta

Tingginya permintaan vaksin ini karena sudah dua tahun kran umrah tidak dibuka dan saat ini dibuka sehingga calon jemaah yang umrah banyak tidak sebanding dengan stok yang ada di Indonesia

Biasanya Sumsel mendapat dosis 5 ribu vaksin meningitis untuk stok 6 bulan namun sekarang, per September saja sudah ada 3.000an jemaah umrah yang sudah divaksin meningitis.

Meski stok vaksin di KKP kosong namun calon jemah umroh diminta tidak khawatir karena informasi dari pusat, vaksin sudah tiba di Indonesia hanya saja ada proses pengecekan, pemeriksaan dan pengawasan serta pengadaan, maka diprediksi bisa didistribusikan ke seluruh indonesia minggu ke 2 Oktober.

"InsyaAllah minggu ke dua Oktober sudah bisa didistribusikan lagi vaksinnya," katanya.

Vaksin  Perlindungan Jemaah Umroh dan Haji

Setelah kasus Covid-19 melandai dan umrah telah kembali diizinkan, membuat masyarakat berbondong-bondong untuk menjalankan ibadah umrah.

Vaksin meningitis memang menjadi persyaratan berangkat umroh.

Hal ini mengakibatkan banyaknya permintaan vaksin meningitis dan akibatnya terjadi kelangkaan vaksin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved