Berita Kriminal Palembang

Penangkapan Narkoba di Palembang Terbaru, Ada 21 Paket Sabu Hingga 12 Kg Ganja

Polisi melakukan penangkapan narkoba di Palembang tepatnya di Kelurahan 29 Ilir dan Kelurahan Bukit Lama Palembang.

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Kapolsek Ilir Barat II Kompol Irene dalam rilis kasus Narkoba, Selasa (27/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penangkapan narkoba di Palembang terbaru 2022 dilakukan di Kelurahan 29 Ilir dan Kelurahan Bukit Lama Palembang. 

Penangkapan di Kelurahan 29 Ilir dilakukan terhadap Residivis kasus narkoba, Mastanik alias Cangkung (44) warga Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Mushola Darussalam, Kelurahan 29 Ilir.

Sebanyak 21 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus plastik yang ada pada tersangka menjadi bukti. 

Kapolsek Ilir Barat II Kompol Irene mengatakan, tersangka diamankan ketika hendak transaksi di dalam lorong sekitar rumahnya.

Di tangan kecil tersangka ada paket kecil yang dipegangnya. 

"Anggota Polsek Ilir Barat II yang sedang hunting melihat gerak gerik mencurigakan tersangka kemudian saat didekati tersangka ketahuan memegang paket kecil sabu-sabu di tangan kirinya. Sementara saat digeledah ia membuang sebungkus rokok yang berisi paket kecil sabu-sabu lainnya ke selokan, " ujar Irene, Selasa (27/9/2022). 

Tersangka mengaku telah melakukan bisnis tersebut selama lima bulan terakhir dan menjualnya mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. 

"Dia beli sabu seberat 80 gram kemudian dipecah menjadi paket-paket kecil, " katanya. 

Ia menambahkan jika tersangka merupakan seorang residivis kasus yang sama dan baru keluar tahun 2021 lalu. 

"Tersangka juga seorang residivis kasus narkoba sudah pernah dipenjara selama enam tahun sebelumnya, " katanya. 

Sementara Mastanik dalam pengakuannya mengatakan, hasil menjual sabu-sabu ia mendapat keuntungan sebesar Rp 600 ribu. Barang tersebut ia dapat di sebuah Pasar daerah Sentosa, Plaju. 

"Modalnya Rp 900 ribu pak ada yang dijual Rp 50 ribu ada yang Rp 80 ribu. Dari situ dapat untung Rp 600 ribu, " katanya. 

Sabu-sabu yang ia beli dipecah menjadi 24 paket dan pembelinya pun biasanya dari Sekip dan Sungai Tawar. Mastanik yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul ini sudah lima kali membeli sabu-sabu di kawasan Plaju. 

"Sudah lima kali ambil barang itu, dan yang beli sama saya biasanya orang Sekip dan Sungai Tawar. Yang terakhir ini baru habis 3 bungkus, " katanya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved