Arti Kata Bahasa Asing

Arti Kata Bahasa Arab Istiraj Dalam Islam, Ini Penjelasan Lengkap dan Ciri-cirinya 

Berikut ini penjelasan arti kata bahasa arab istiraj dalam islam dan ciri-cirinya. 

Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
Tribunsumsel
Arti Kata Bahasa Arab Istiraj Dalam Islam, Ini Penjelasan Lengkap dan Ciri-cirinya  

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut ini penjelasan arti kata bahasa arab istiraj dalam islam dan ciri-cirinya. 

Berikut penjelasan singkat arti kata istirdraj beserta ciri-cirinya.

Istidraj atau lebih dikenal sebagai istilah azab yang berupa kenikmatan.

Dengan kata lain, istidraj adalah pemberian sebuah nikmat untuk menjadikan seseorang lalai dan durhaka.

Kata yang berkaitan dengan Istidraj terdapat dalam Al Quran surat Al An Am ayat 44.

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ

Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka.

Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.

Baca juga: Jadwal Seleksi PPG Prajabatan Gelombang 2 2022 Lengkap dari Pengumuman Administrasi Hingga Orientasi

Baca juga: Presiden Jokowi Sampai Minta Lukas Enembe Datang ke KPK Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kondisi demikian tentunya sangat tidak diinginkan serta dihindari bagi umat muslim.

 Namun tidak sedikit kaum muslimin yang terlena serta tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami kondisi Istidraj ini.

Dikutip dari Rumaysho Istidraj artinya suatu jebakan berupa kelapangan rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ

“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad 4: 145. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved