Berita Prabumulih

Menunggak 3 Bulan, Ribuan Pelanggan PDAM Tirta Prabujaya Prabumulih Bakal Diputus

Menunggak Bayar PDAM Tirta Prabujaya Prabumulih selama tiga bulan, Ribuan pelanggan terancam pemutusan saluran.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Ari Fajar C Ardana S mengungkapkan sebanyak 1449 pelanggan PDAM menunggak diatas 3 bulan dan akan dilakukan pemutusan olah pihaknya. 

Laporan wartawan Tribun Sumsel Edison Bastari


TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Ari Fajar C Ardana S mengungkapkan sebanyak 1449 pelanggan PDAM menunggak diatas 3 bulan dan akan dilakukan pemutusan olah pihaknya.

"Kita terus memberikan tindakan tegas berupa pemutusan sambungan bagi pelanggan yang menunggak diatas 3 bulan atau lebih dari 3 bulan," tegas Fajar ketika diwawancarai wartawan akhir pekan kemarin.

Ari Fajar menuturkan ada sebanyak 1449 pelanggan yang terancam diputus karena menunggak diatas 3 bulan tersebut dan jumlah pelanggan menunggak itu tersebar di empat kecamatan di kota Prabumulih.

Adapun rincian pelanggan menunggak yakni di Kecamatan Prabumulih Barat 263 pelanggan, Kecamatan Prabumulih Timur sebanyak 1016 pelanggan dan Kecamatan Cambai 116 pelanggan.

"Lalu di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) 54 pelanggan," tuturnya.

Lebih lanjut Ari Fajar menuturkan, sebelum melakukan pemutusan sambungan pihaknya terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan daftar tunggakan kepada pelanggan dan memberikan peringatan.

"Setelah kita sampaikan pemberitahuan ada pelanggan yang melakukan pembayaran namun tak sedikit juga yang justru tidak peduli," bebernya.

Bagi yang tidak peduli tersebut kata Fajar, pihaknya akan mengambil langkah melakukan pemutusan terlebih prosedur peringatan dan pemberitahuan telah beberapa kali dilakukan.

"Untuk pemutusan, tim bergerak mulai dari kawasan Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara dan terus secara bertahap," tegasnya.

Disinggung apa alasan pelanggan lalai melakukan pembayaran tagihan rekening pemakaian, Direktur PDAM menuturkan banyak alasan yang dikemukakan pelanggan mulai dari lupa bayar, uang terpakai bahkan ada yang alasannya karena distribusi air tidak lancar.

"Kalau alasan pelanggan itu banyak sekali, namun terhadap alasan-alasan itu kita tidak bisa memaklumi, karena tunggakannya sudah cukup lama. Termasuk alasan air tidak lancar, karena kita perhatikan saat ini air sudah lancar dan mengalir," jelasnya.

Baca juga: Tahok Tutok, Makanan Khas Prabumulih Diakui Kekayaan Intelektual Komunal

Pada kesempata itu Ari Fajar menghimbau kepada pelanggan yang menunggak untuk segera melakukan pembayaran dikarenakan jika jaringan telah diputus dan pelanggan hendak melakukan pemasangan sambungan baru maka diwajibkan membayar tunggakan dan ditambah biaya pemasangan baru.

"Lebih baik dibayar daripada diputus karena rugi dan kedepan kita merencanakan berkerjasama dengan kejaksaan untuk penagihan pelanggan yang telah lama menunggak," bebernya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved