Berita Viral

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Dilaporkan Sopir Truk, Buntut Suruh Push Up hingga Berguling di Aspal

Laporan tersebut juga mencatat bahwa terlapor yakni Tajudin Tabri menganiaya korban dengan cara memukul wajah korban serta menginjak pelapor yang seda

Editor: Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, DEPOK - Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri dilaporkan sopir truk, Jumat (23/9/2022).

Sopir truk bernama Ahmad Misbah (24) itu melaporkan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri usai dirinya disuruh push up hingga berguling di aspal hingga videonya viral.

Sopir truk melaporkan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri atas dugaan tindak pidana penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP.

Dilansir dari Tribun Depok, Laporan tersebut resmi diajukan Misbah ke Polres Metro Depok dengan Nomor: LP/B/2267/IX/2022/SPKT/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya tertanggal Jumat, 23 September 2022.

Tertulis juga di laporan tersebut bahwa dugaan tindak pidana penganiayaan terjadi pada Jumat, 23 September 2022, pukul 12.30 WIB di Jalan Krukut Raya, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa terlapor yakni Tajudin Tabri menganiaya korban dengan cara memukul wajah korban serta menginjak pelapor yang sedang dalam posisi push up.

Aksi arogansi Tajudin pun memunculkan sejumlah reaksi, tak hanya pada pelaporan dari korban, namun DPD Partai Golkar Kota Depok juga mengancam pria yang duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini dengan pemecatan.

Saat dimintai konfirmasi mengenai laporan kepolisian yang dilakukan korban, hingga berita ini diturunkan Tajudin Tabri belum menanggapi pesan singkat yang dikirim TribunnewsDepok.com.

Sementara dalam jumpa pers yang dilakukan Tajudin Tabri pada Jumat (23/9/2022) sore, politisi Golkar ini mengaku emosi lantaran sudah ketiga kalinya truk besar menyangkut di portal Jalan Krukut Raya, Limo, Kota Depok.

"Saya emosi, masyarakat melapor bahwa ada lagi truk yang nyangkut (di portal). Sekitar 50 meter dari portal itu kan ada pipa gas, kalau sampai nyangkut di pipa, kan bahaya, bisa meledak," akunya kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

Dirinya pun membantah bila video yang viral di sosial media itu memerlihatkan dirinya menginjak sopir truk pada saat diperintahkan untuk push up di tengah Jalan Krukut Raya.

"Enggak, enggak nginjak cuma disuruh push up doang," tandasnya.

Tajudin pun berharap hukuman yang diberikan kepada sopir truk tersebut dapat menimbulkan efek jera, sehingga tidak lagi mengulang lewati jalan tersebut.

"Ini sudah ketiga kalinya ada truk nyangkut di portal, warga juga resah karena takut kena pipa gas," paparnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved