Berita Palembang

Pengacara Jadi Korban Penganiayaan di Palembang, Dipukuli dan Diancam Senjata Tajam

Seorang pengacara atau kuasa hukum menjadi korban penganiayaan di Palembang saat korban berupaya melakukan mediasi antara kliennya dan terlapor.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
DOK PRIBADI
Seorang pengacara atau kuasa hukum Reza Ar Rozaq menjadi korban penganiayaan di Palembang saat korban berupaya melakukan mediasi antara kliennya dan terlapor. Korban melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (24/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang pengacara atau kuasa hukum menjadi korban penganiayaan di Palembang saat korban berupaya melakukan mediasi antara kliennya dan terlapor.

Pengacara bernama Reza Ar Rozaq (32) warga Jalan Siaga Raya, Jakarta Selatan menjadi korban penganiayaan, dikeroyok dan diancam menggunakan senjata tajam oleh oknum inisial U.

Peristiwa penganiayaan yang dialami pengacara tersebut terjadi saat dia melakukan upaya antara kliennya dan anggota keluarga U.

Peristiwa itu terjadi di Tanjung Harapan Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang pada 6 September 2022.

Korban yakni Reza Ar Rozaq (32) warga Jalan Siaga Raya, Jakarta Selatan yang dikeroyok dan diancam menggunakan senjata tajam oleh oknum inisial U.

Ia telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Sumsel dan kini berkas perkara telah dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

Baca juga: Perbaikan Irigasi Kelingi-Tugumulyo di Musi Rawas Hingga 2023, Petani Pasrah, Sawah Mulai Kering

Adapun kronologi peristiwa itu bermula ketika Reza hendak menanyakan sertifikat kliennya yang dijaminkan M Alvian Alfarisyi ke salah satu bank swasta.

"Karena sudah berulang kali klien kami berusaha menemui Saudara Alvian tapi sampai sekarang tidak ketemu sebab selalu berpindah-pindah. Akhirnya saya yang diutus klien untuk menemui yang bersangkutan ke rumah keluarganya, " ujar Reza saat dijumpai, Sabtu (24/9/2022).

Namun saat ia datang ke TKP, Reza dan saksi malah dilempar kayu oleh terlapor yang mengenai tubuhnya. Karena merasa terancam, Reza pun keluar rumah terlapor namun dikejar oleh terlapor U.

Reza Ar Rozaq (32) warga Jalan Siaga Raya, Jakarta Selatan menjadi korban penganiayaan, dikeroyok dan diancam menggunakan senjata tajam oleh oknum inisial U melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (24/9/2022).
Reza Ar Rozaq (32) warga Jalan Siaga Raya, Jakarta Selatan menjadi korban penganiayaan, dikeroyok dan diancam menggunakan senjata tajam oleh oknum inisial U melapor ke Polrestabes Palembang, Sabtu (24/9/2022). (TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN)

"Dia (terlapor) mengejar saya dan memukul wajah saya menggunakan tangan serta menendang kaki saya. Saat kejadian terlapor juga sempat mengancam saya pakai sajam jenis kampak, " ungkapnya.

Lanjut dia saat ini berkas perkara telah sampai di tahap penyidik dan terlapor sudah dipanggil melalui surat pemanggilan.

"Sampai sekarang terlapor belum datang setelah penyidik mengirimkan surat. Kami menghormati SOP kepolisian, kami harap yang bersangkutan datang dan memenuhi surat panggilan, " katanya.

Laporan korban telah dilimpahkan ke Polrestabes Palembang dengan nomor LP/B/547/IX/2022/SPKT/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL. Pasal yang dikenakan yakni pasal 351 KUHP dan 335 tentang penganiayaan serta perbuatan tidak menyenangkan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved