Berita Kemenkumham Sumsel

Gubernur Herman Deru Akan Serahkan Sertifikat  Kekayaan Inteletual Komunal Sumsel

Harun juga akan dilakukan penyerahan sertifikat pencatatan Kekayaan Inteletual Komunal (KIK) kepada Kepala Daerah di Sumsel.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Kemenkumham Sumsel
Kanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto menyambangi Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Kanwil Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto, Kamis (22/9/2022) menyambangi Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru. Kedatangan Harun untuk mengundang Gubernur Sumsel tersebut berkenan hadir pada penutupan Mobile Intellectual Property (MIP) atau Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak.

“Acaranya akan dilaksanakan Jumat (23/9/2022) di hotel Novotel Palembang, diagendakan Plt Dirjen Kekayaan Intelektual Razilu juga akan hadir, " ujar Harun.

Dikatakan Harun, pada acara tersebut juga akan dilakukan penyerahan sertifikat pencatatan Kekayaan Inteletual Komunal (KIK) kepada Kepala Daerah di Sumsel yang telah mendaftarkan KIK daerahnya.

Sertifikat KIK tersebut diterbitkan oleh Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. untuk Provinsi Sumsel dan 17 Kabupaten/kotanya.

Untuk Provinsi Sumatera Selatan sendiri kata Harun, terdapat 3 (tiga) Kekayaan Intelektual Komunal yang telah di catatkan di Ditjen kekayaan intelektual yakni Tembang Batanghari Sembilan, Surat Ulu, dan Pempek.

Baca juga: Staf Khusus Menkumham Ajak Masyarakat Manfaatkan Pelayanan Mobile IP Clinic Kemenkumham Sumsel

Sementara itu rangkaian kegiatan Mobile Intellectual Property (MIP) atau Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak telah berlangsung sejak tanggal 21-22 September 2022 di hotel Aryaduta Palembang.

Dalam acara tersebut dilakukan sosialisasi dan diseminasi Kekayaan Intelektual, konsultasi serta pendaftaran layanan permohonan kekayaan intelektual on the spot.

Menurut Harun pihaknya terus mendorong semua pihak untuk mendaftarkan kekayaan intektualnya, ini sebagai bagian dari upaya memberikan penghargaan atas hasil suatu karya berupa perlindungan hukum  atas kepemilikan karya intelektual, baik yang bersifat personal  maupun komunal  yang merupakan basis pengembangan ekonomi kreatif.

Kekayaan Intelektual (KI) terdiri atas kekayaan intelektual personal seperti merek, hak cipta, paten, disain industri, rahasia dagang dan desain tata letak sirkuit terpadu, Sedangkan Kekayaan inteketual komunal (KIK) seperti pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional dan indikasi geografis.

Turut hadir mendampingi Kakanwil Harun, Kadivyankumham Parsaoran Simaibang, Kabid Pembinaan, Pudjiono Gunawan, dan Kasubbag Humas, RB, dan TI, Hamsir.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved