Berita Palembang

Tanggapan Ratu Dewa Usai Disebut Sebagai Calon Walikota Palembang Paling Potensial di Pilkada 2024

Seperti diketahui, masa jabatan walikota Palembang, Harnojoyo bakal segera selesai, dan sejumlah nama disebut bakal maju sebagai calon walikota.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Arief Basuki Rohekan
Sekda Palembang Ratu Dewa disebut sebagai sosok potensial sebagai calon walikota Palembang pada Pilkada 2024 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ajang pemilihan umum (pemilu) 2024 sudah menyebutkan sejumlah nama calon walikota Palembang.

Seperti diketahui, masa jabatan walikota Palembang, Harnojoyo bakal segera selesai, dan sejumlah nama disebut bakal maju sebagai calon walikota Palembang.

Salah satu nama yang disebut bakal maju sebagai calon walikota Palembang ialah Ratu Dewa.

Namun, meski namanya selalu dianggap sebagai salah satu kandidat potensial Walikota yang akan bertarung di Pilkada kota Palembang 2024 mendatang, Ratu Dewa mengaku saat ini fokus menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang.

Apalagi dikatakan Ratu Dewa, pelaksanaan Pilkada kota Palembang sendiri masih dibilang cukup lama pelaksanaanya, dan cukup banyak kandidat yang akan maju.

"Kalau mengenai sosok untuk memimpin kepala daerah (Palembang) sudah cukup banyak bergulir saat ini, tentunya semua sosok memiliki potensi dan peluang yang luar biasa. Tetapi satu hal khusus saya pribadi menyekap hal ini masih tetap dalam posisi untuk jaga amanah, di Sekretaris Daerah, fokus dululah dalam bekerja apalagi ini kan masih relatif lama masih relatif jauhlah," kata Ratu Dewa, Rabu (21/9/2022).

Diterangkan mantan Sekretaris KPU Palembang ini, ia belum berani bicara soal Pilkada Palembang, takutnya hal itu akan mengganggu kerjanya sebagai Sekretaris Daerah dan jajaran.

"Takut nanti, apa yang menjadi tugas pokok sebagai seorang Sekretaris daerah, dan juga cukup banyak aspirasi-aspirasi dari warga, saya juga harus menyikapi semua itu. Kalau bicara politik nanti ada momentum yang pas, nanti ketika harus bicara tentang itu sampai dengan sekarang, saya masih tetap fokus sebagai Sekretaris Daerah membantu Walikota melaksanakan program dan kegiatan yang ada," singkatnya.

Baca juga: Walikota Palembang Bicara Soal Tradisi Perahu Hias di Kota Palembang, Ramai Disaksikan Penonton

Baca juga: Jalan ke Jembatan Musi VI Pakai Nama H Husni Mantan Walikota Palembang, Usul Warga Tokoh Masyarakat

Sebelumnya, Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr Febrian mengungkapkan, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) kota Palembang kelak akan ramai, hal ini terlihat dari nama- nama yang beredar saat ini.

Apalagi nantinya pada tahapan Pilkada di ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) itu, tidak ada lagi calon incumbent sehingga semua kandidat memiliki kesempatan yang sama besar untuk memenangi kontestasi pesta demokrasi tersebut.

Beberapa nama yang muncul, diantaranya Wakil walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Sekda Palembang Ratu Dewa, Ketua DPC Partai Gerindra Palembang M Akbar Alfaro, mantan Sekda Sumsel Nasrun Umar, Ketua DPC PDIP Palembang Yulian Gunhar dan sebagainya.

"Pilkada Palembang agak ramai, dari nama yang berseliweran, lebih matang orang- orangnya dan tinggal sikapnya. Tinggal kita melihat saat Pilkada nanti kan ada pejabat publik atau pejabat kepala daerah yang mau maju atau tidak (Sekda), sebab kalau hendak maju harus mundur 3 bulan sebelumnya, dan itu jelas banyak hitungannya," papar Febrian.

Selain itu, anak Gubernur Sumsel Herman Deru juga akan meramaikan Pilkada Palembang, ketua DPRD Zainal Abidin, Ketua Partai Demokrat Palembang Yudha Pratomo, pejabat Pemprov hingga mantan pejabat Palembang, menjadikan Pilkada Palembang akan ketat. 

Ditambahkan Dekan Fakultas Hukum Unsri ini, Palembang membutuhkan sosok kepala daerah yang memiliki visi dan sikap tegas dalam pembangunan Palembang kedepan.

"Yang dibutuhkan visi, kekuatan dan sikap tegas pemimpin. Palembang tidak bisa dipimpin secara lembut tapi orang tegas, agar Palembang bisa dibentuk dan berkembang kedepannya. Jadi dikepalanya sudah ada bentuk kepalanya dan ketegasan dibawa gestur sikap tegas, seperti transportasi harus diberdayakan dan harus dikelolah denggan baik," tandasnya.

Terkait sosok lain seperti ketua DPC Partai Demokrat Yudha Pratomo memang memiliki kesempatan karena ketua partai namun apa yang akan diperbuat kedepan, mengingat selama ini belum ada yang diperbuat berbeda dengan portofolio Sekda yang sudah bekerja selama ini.

"Sekarang tinggal apa yang dibawa, karena belum terekam dengan baik di Palembang apa yang dilakukan selama ini, kalau dua tahun ini bisa untuk menyikapi maju bisa. Portofolio kelihatan Ratu Dewa dan Fitri dengan jabatan yang diemban selama ini, sehingga popularitas bisa dilihat tapi kalau Yudha belum ada,"pungkasnya.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved