Berita Palembang

Sehari 20 ribu Pelanggaran Tertangkap Etle Palembang, Dua Titik Ini Terbanyak

20 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas tertangkap kamera ETLE di wilayah Palembang dalam sehari. Pelanggaran ini mendominasi

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Titik Etle di Jalan Kolonel H Burlian Palembang. Sehari 20 ribu Pelanggaran Tertangkap Etle Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel mencatat pelanggaran yang tertangkap oleh kamera ETLE di wilayah Palembang mencapai 700 ribu - 800 ribu per bulan sejak berlaku pada bulan Maret 2022 lalu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumsel Kompol Irwan Andeta mengatakan, adapun pelanggaran yang tertangkap kamera ETLE meliputi penggunaan sabuk pengaman, helm, menerobos lampu merah, menggunakan handphone, dan bonceng tiga. 

Dari pelanggaran yang tertangkap ETLE Palembang, pengendara yang tidak memakai helm adalah yang paling mendominasi. 

"Sejak berlaku Maret hingga September ini rata-rata pelanggaran mencapai 700 ribu sampai 800 ribu pelanggaran, jadi per hari itu berkisar 20 ribuan pelanggaran. Paling banyak adalah tidak memakai helm, " ujar Irwan, kepada Tribun Sumsel, Selasa (20/9/2022). 

Dua titik ETLE yang terpasang yakni di Jalan Jenderal A Yani, Seberang Ulu II dan Jalan KH Wahid Hasyim menjadi penyumbang pelanggaran terbanyak. 

"Jumlah pastinya lebih banyak disana, hampir separuh total jumlah pelanggaran didominasi oleh tidak mengenakan helm dan memainkan handphone saat berkendara, " katanya. 

Meski demikian penggunaan ETLE telah mampu merubah perilaku pengendara seperti penggunaan sabuk pengaman dan bermain handphone saat berkendara. 

"Dengan adanya ETLE, terlihat grafik yang paling merubah perilaku adalah penggunaan handphone saat berkendara dan perilaku menggunakan sabuk pengaman. Jika diawal-awal penggunaan ETLE pelanggaran bermain handphone 45 ribu per bulan, sekarang tinggal 6 ribu per bulan," tambahnya

Sementara untuk perilaku yang mengenakan sabuk kini juga berubah dari 150 ribu pelanggaran per bulan menjadi dibawah 100 ribu pelanggaran

Grafik penurunan ini menunjukkan adanya perubahan perilaku dari masyarakat yang mulai mematuhi ETLE. 

"Dibandingkan dengan awal-awal penerapan ETLE, kini sudah menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat, " ujarnya. 

Baca juga: Harga Karet Palembang: KKK 100 Persen Rp 19.674 per Kg, Harga Karet Hari InI Kembali Turun

Irwan menambahkan, pihaknya telah menyampaikan kepada jajaran Satlantas Polrestabes Palembang untuk menempatkan personel di dua lokasi yang terpantau oleh ETLE rawan pelanggaran. 

"Yang rawan itu di Jalan Jenderal A Yani dan Jalan KH Wahid Hasyim. Kami Ditlantas Polda Sumsel sudah menginformasikan kepada jajaran Satlantas Polrestabes Palembang untuk menggelar personel di titik tersebut," jelasnya

Karena ETLE tidak sepenuhnya menggantikan fungsi anggota tapi memantau dan menunjukkan grafik pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved