Liputan Khusus Tribun Sumsel

Jalan Permukiman Banyak Rusak, Ini Analisa Pengamat Trasportasi Syaidina Ali (2)

Jalan permukiman banyak rusak, kondisi ini dianalisa Pengamat Transportasi Syaidina Ali.

Editor: Vanda Rosetiati
TANGKAP LAYAR TRIBUN SUMSEL
Jalan permukiman banyak rusak, kondisi ini dianalisa Pengamat Transportasi Syaidina Ali. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jalan permukiman banyak rusak, kondisi ini dianalisa Pengamat Transportasi Syaidina Ali.

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi buruknya kualitas jalan di kota Palembang. Di antaranya kondisi itu terjadi karena mungkin belum dievaluasi atau memang anggarannya belum keluar dan lain-lain.

Harus ada evaluasi, selain itu juga antisipasi. Dengan adanya LRT maupun ojek online, kapasitas jalan akan semakin padat semakin berat, itu harus dievaluasi.

Contoh Jalan Sudirman, Kolonel Atmo. Itu kan harus dievaluasi, harus diapakan jalan itu. Jalan Jenderal Sudirman, A Rivai di sana dilintasi oleh LRT, ada juga simpang lima DPRD Sumsel harus dievaluasi. Kalau terus didiamkan maka akan semakin menumpuk.

Tapi sepertinya mereka itu (pemerintah) takut menggunakan anggaran. Padahal anggaran sudah disiapkan. Berani tidak mereka sesegera mungkin memanfaatkan anggaran itu untuk mengatasi macet di Palembang.

Seyogyanya harus berani mengambil keputusan apapun risikonya.

Baca juga: LIPSUS: Saat Hujan Roda Terbenam, Jalan Pemukiman Banyak Rusak, Warga Timbun Pecahan Batu (1)

Kesimpulan saya, jalan lalu lintas di kota Palembang ini harus segera dievaluasi. Bisa dilihat, adanya LRT, ojek online dan lain-lain kondisinya masih seperti itu. Berarti tidak memutar roda perekonomian masyarakat yang ada.

Contoh Bandung, Jakarta, berani mengambil keputusan. Koordinasi itu mutlak sebelum ada perubahan rute lalu lintas dan apa dasarnya. Diskusikan, baru lakukan keputusan. Jangan hanya diam.

LRT itukan ada di Palembang, tapi seperti tidak sanggup (mengurusnya). Dulu bukan main berapi-api mau menyiapkannya. Artinya kita lambat dalam mengantisipasi, mengevaluasi, merencanakan volume lalu lintas yang harus ada.

Contoh di dekat Jembatan Ampera, di sana seyogyanya air mancur sudah dipindahkan ke Jakabaring.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved