Berita Lubuklinggau

Penjaga Malam di Lubuklinggau Dibacok Residivis Pecah Kaca, Pelaku Marah Korban Diduga Intip Rumah

Kasat Reskrim AKP Robi Sugara menjelaskan pelaku melakukan penganiayaan kepada korban terjadi Rabu 14 September 2022 sekitar pukul 21.00 Wib.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi Polisi
Beri tersangka pembacokan penjaga malam di Lubuklinggau saat diamankan di Polres Lubuklinggau. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Beri Irawan warga RT. 9 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap Polisi.

Residivis kasus pecah kaca di Kota Padang, Sumatera Barat ini ditangkap karena menganiaya penjaga malam hingga masuk rumah sakit.

Korbannya, A Fendi (44) warga Jalan H. Matnur RT.2, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Fendi mengalami luka robek di kepala akibat dibacok pelaku.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara menjelaskan pelaku melakukan penganiayaan kepada korban terjadi Rabu 14 September 2022 sekitar pukul 21.00 Wib.

"Lokasinya di pos pangkalan ojek Jalan Patimura RT.9 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I," ungkapnya Robi pada wartawan, Minggu (18/9/2022).

Kasat menjelaskan, korban merupakan penjaga malam di lingkungan tempat tinggalnya, malam itu tiba-tiba didatangi tersangka yang membawa senjata jenis parang.

"Saat bertemu tersangka berkata berentilah kau ngintip-ngintip rumah aku dan dijawab korban dak katek aku ngintip," ungkapnya.

Diduga karena kesal tersangka langsung mengayunkan parangnya dua kali ke kepala korban, kemudian menendang perut hingga korban terjatuh.

"Akibatnya korban mengalami luka robek pada bagian kepala. Setelah itu tersangka langsung kabur, Korban ditolong oleh warga dan dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Sementara, kasusnya dilaporkan ke Polres Lubuklinggau. Berdasarkan laporan, Kasat Reskrim memerintahkan Tim Macan melakukan penyelidikan, Jumat 16 September kemarin didapatkan informasi tersangka berada di rumahnya.

"Setelah memastikan keberadaan pelaku Kanit Pidum Ipda Jemmy Amin Gumayel melakukan penangkapan tanpa perlawanan di rumahnya," ungkapnya.

Dari tangan tersangka diamankan satu bila parang yang diduga digunakan pelaku untuk membacok beri.

"Hasil interogasi tersangka Beri adalah residivis kasus pecah kaca di Kota Padang, Sumatera Barat pada 2018 dan menjalani hukuman di Lapas Batu Sangkar," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved