Berita Nasional

SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024, Pasca Isu Demokrat Bakal Dijegal Usung Capres Sendiri

Jelang pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang, mantan presiden ke 6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal 'Turun Gunung'.

Editor: Moch Krisna
SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024, Pasca Isu Demokrat Bakal Dijegal Usung Capres Sendiri
Tribunnews
sby siap turun gunung hadapai pemilu 2024

TRIBUNSUMSEL.COM -- Jelang pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang, mantan presiden ke 6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal 'Turun Gunung'.

Hal tersebut lantaran SBY menilai pemilu 2024 bakal ada tanda tanda ketidakjujuran dan tak adil.

Melansir dari tribunnews,com, hal tersebut diutarakan SBY dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Baca juga: Doddy Sudrajat Tertawakan Dewi Zuhriati Menangis Dihujat Haters, Beri Pesan Ini ke Besan: Harus Kuat

SBY mengatakan dirinya terpaksa turun gunung menghadapai Pemilu 2024 dikarenakan adanya tanda-tanda pemilu tidak jujur.

Seperti diketahui, Jusuf Kalla merupakan ayah asuh Anies Baswedan. Sedangkan SBY merupakan ayah kandung AHY yang digadang sebagai cawapres.
Seperti diketahui, Jusuf Kalla merupakan ayah asuh Anies Baswedan. Sedangkan SBY merupakan ayah kandung AHY yang digadang sebagai cawapres. (ist)

"Para kader mengapa saya harus turun gunung menghadapai Pemilu 2024 mendatang. Saya mendengar mengetahui bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY dalam sebuah video yang beredar seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (16/9/2022).

Menurut SBY, ada yang menginginkan pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

"Konon, akan diatur dalam pemilihan presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka," ujarnya.

Baca juga: Farhat Abbas Kembali Cibir Razman Nasution Soal Uang Jasa: Sikap Kalian Terkesan Pemerasan

SBY menuturkan dirinya mendapat informasi bahwa Partai Demokrat sebagai oposisi tidak bisa mengajukan capres dan cawapresnya.

"Informasinya Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres-cawapresnya sendiri bersama koalisi tentunya. Jahat bukan? Menginjak hak-hak rakyat bukan?" tanya SBY kepada ribuan kader Demokrat.

SBY menyebut mereka yang berencana melakukan upaya demikian dianggap memiliki pikiran batil.

Sebab, kata dia, pemilu merupakan hak rakyat untuk memilih dan dipilih.

"Pikiran seperti itu batil. Itu bukan hak mereka. Pemilu adalah gak rakyat. Hak untuk memilih dan hak untuk dipilih. Yang berdaulat juga rakyat," ungkap SBY.

Lebih lanjut, SBY menjelaskan selama 10 tahun Partai Demokrat berkuasa tak pernah melakukan kebatilan.

"Ingat, selama 10 tahun dulu kita di pemerintahan dua kali menyelenggarakan pemilu dan pilpres demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu," imbuhnya.

(*)

Berita ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul SBY: Saya Harus Turun Gunung, Ada Tanda-tanda Pemilu 2024 Tidak Jujur dan Adil.

Baca berita lainnya di Google News.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved