Berita Muara Enim

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Muara Enim Depan Taman Adipura, Masih Pelajar 19 Tahun

Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Muara Enim depan Taman Adipura, Kamis (15/9/2022).Pelaku seorang pelajar bernama Nopran Saputra (19).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto rilis penangkapan kasus pembunuhan di Muara Enim depan Taman Adipura, Jumat (16/9/2022). Pelaku dan sejumlah barang bukti diamankan 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Muara Enim depan Taman Adipura, Kamis (15/9/2022).

Pembunuhan terjadi Senin (12/9/2022) sekitar pukul 00.30 dan seorang tewas bernama Ikbal Firdaus (21) warga Muara Enim meninggal dunia Dani Arya Winata (22) warga Muara Enim luka berat

Pelaku pembunuhan Muara Enim depan Taman Adipura adalah seorang pelajar bernama Nopran Saputra (19) warga Muara Enim.

Pelaku pembunuhan ini ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Muara Enim di kota Palembang, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 16.30.

Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Tony Saputra dan Kasi Pidum Polres Muara Enim Iptu Ahmad Juned beserta jajaran pada gelaran konferensi Pers di halaman Mapolres Muara Enim, Jumat (16/9/2022) mengatakan tersangka membunuh korban untuk balas dendam.

Tersangka sakit hati sebab diejek dan ditantang berkelahi oleh korban saat bersenggolan ketika menonton konser musik Anji di GOR Pancasila Muara Enim.

Baca juga: Polisi Pukul PM TNI Palembang, Fakta Terungkap Pelaku Ada Catatan Gangguan Kejiwaan

Ada pun modusnya, lanjut Kapolres, Senin (12/9/2022) sekitar pukul 00.30 di Taman Adipura Muara Enim, telah terjadi tindak pidana Pembunuhan berencana.

Bermula saat tersangka sedang menonton konser musik Anji yang mana tersangka sedang menaiki pagar pembatas konser.

Kemudian tersangka secara tidak sengaja menyenggol tangan kanan korban Ikbal (meningal dunia, Red) karena tersinggung korban menantang tersangka untuk berkelahi namun ditolak oleh tersangka.

Setelah selesai menonton acara konser tersangka mengambil satu bilah senjata tajam jenis pisau yang berada di bawah jok sepeda motornya dan mengajak rekannya untuk mencari kembali korban Ikbal.

Namun setelah mencari berkeliling Kota Muara Enim sebanyak 3 kali namun tidak ketemu juga.

Kemudian tersangka menunggu di depan taman Adipura, tiba tiba melintas korban Ikbal bersama Arya dengan berboncengan. Melihat hal tersebut tersangka langsung memanggil dan sempat mengejarnya dengan tujuan untuk menantangnya berkelahi namun korban menolak dan kabur kearah Jalan H. Pangeran Danal Muara Enim.

Melihat korban kabur, tersangkapun bersama rekannya menuju ke TKP depan Taman Adipura.

Namun berselang sekita 15 menit, korban Ikbal dan Arya terlihat seperti mendatanganinya dan tanpa basa-basi tersangka langsung mencabut sebilah pisau yang telah ia persiapkan di pinggang belakang dan langsung melakukan penusukan sebanyak 3 kali kepada korban Arya sehingga mengenai bagian dada bawah, ketiak dan belakang sehingga membuat korban terjatuh ke aspal dan saat ini sedang di rawat di RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Setelah tersangka langsung melakukan pengejaran terhadap korban Ikbal hingga terjatuh ke dalam parit dan menusuk sebanyak 2 kali yang mengenai pada bagian belakang dan dada sebelah kanan yang akhirnya meninggal dunia ditempat akibat kehabisan darah.

Setelah selesai melakukan penusukan tersangka langsung kabur dan membakar baju yang ia kenakan saat melakukan pembunuhan tersebut.

Usai kejadian tersebut, sambung Kapolres, pihaknya mendapatkan laporan dan informasi dari masyarakat dan langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan serta memeriksa saksi-saksi awal.

Kemudian diketahui identitas pelaku dan langsung melakukan pengejaran ke kota Palembang. Setelah melakukan pengintaian akhirnya pelaku berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti di salah satu rumah pamannya, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 18.30 di Tegal Binangun, Kota Palembang.

"Kami awalnya sempat kesulitan, sebab keluarga pelaku seperti menutup-nutupi keberadaan pelaku begitu juga barang bukti. Namun Alhamdulilah semuanya bisa kita temukan dan dapatkan," ucapnya.

Atas perbuatan pelaku tersebut, pihaknya akan menjeratnya dengan Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 dengan ancaman pidana Mati atau Pidana penjara seumur hidup. Saat ini, selain pelaku yang kita amankan, juga barang bukti di antaranya, satu buah senjata tajam jenis pisau terbuat dari stainless bergagang kayu warna coklat dengan merek Columbia, 2 lembar kaos oblong warna putih dengan noda darah, dan 1 lembar celana jeans warna hitam dan 1 buah HP merk Oppo

Tidak Tahu Korban Meninggal

Meski tegar dan ditutupi masker namun raut wajah penyesalan terlihat di wajah Nopran Saputra (NS) (19) warga Muara Enim yang masih berstatus pelajar ini.

Menggenakan baju tahanan warna Merah dan tangan diborgol, Nopran dengan lancar menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan awak media.

Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Muara Enim depan Taman Adipura, Kamis (15/9/2022).Pelaku seorang pelajar bernama Nopran Saputra (19).
Polisi menangkap pelaku pembunuhan di Muara Enim depan Taman Adipura, Kamis (15/9/2022).Pelaku seorang pelajar bernama Nopran Saputra (19). (SRIPO/ARDANI ZUHRI)

Menurut Nopran bahwa sebelum kejadian dirinya bersama rekannya menonton konser musik Anji di GOR Pancasila Muara Enim. Ketika akan melompati pagar pembatas, secara tidak sengaja kami (Tersangka dan Korban) bersenggolan. Lalu korban marah dan sempat memukul kepalanya dan menantangnya berkelahi, namun ditolaknya dan ia memilih meminta maaf.

Setelah selesai menonton acara konser Anji, iapun merasa terancam dan mengambil satu bilah senjata tajam jenis pisau yang berada di bawah jok sepeda motornya.

Kemudian ia mengajak rekannya untuk mencari korban Ikbal, namun setelah mencari berkeliling Kota Muara Enim ternyata tidak ketemu.

Kemudian ia menunggu di depan taman Adipura tiba tiba melintaslah korban Ikbal dan Arya berboncengan, dan ia spontan memanggil dan mengejarnya untuk menantangnya berkelahi namun korban menolak dan kabur ke arah Jalan H. Pangeran Danal Muara Enim.

Setelah itu ia dan rekannya menuju ke TKP depan Taman Adipura. Sekitar 15 menit kemudian, ternyata korban Ikbal dan Arya bersama rekan lainnya mendatanginya.

Melihat kedatangan korban, iapun yang sudah emosi dan sakit hati langsung mencabut sebilah pisau dan menusuk keduanya. Setelah selesai melakukan penusukan ia langsung kabur dan membakar baju yang ia kenakan saat melakukan pembunuhan tersebut.

"Saya benar-benar sudah khilaf terbawa emosi karena sakit hati dipukul pada saat konser Anji. Yang saya ingat pertama yang saya tusuk adalah yang badannya gemuk (Arya, Red) baru temannya (Ikbal,red). Saya hanya kenal dengan Arya tidak dengan Ikbal," ujarnya.

Ditanya apakah tahu korbannya ada yang meninggal, Nopran mengatakan bahwa awalnya ia tidak tahu, namun setelah keesokan harinya barulah ia mengetahui jika salah seorang telah meninggal akibat perbuatannya dari media sosial. Dan atas perbuatannya ia sangat menyesal sebab itu akibat kekhilafannya .(sp/ari)

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved