Berita Palembang

Bawaslu Palembang Terima 7 Pengaduan Nama Dicatut Parpol, Ini Kelanjutannya

Ketua Bawaslu kota Palembang M Taufik memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang untuk segera dilakukan pencoretan.

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF
Ketua Bawaslu kota Palembang M Taufik menjelaskan tentang pengaduan pencatutan nama oleh parpol , Kamis (14/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang mengungkapkan telah menerima 7 laporan pengaduan masyarakat, terkait namanya dicatut partai politik (Parpol).

Menurut Ketua Bawaslu kota Palembang M Taufik, pihaknya sudah menindaklanjutinya dan memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang untuk segera dilakukan pencoretan.

"Laporan keberatan masyarakat namanya dicatut jadi anggota parpol, sudah disampaikan ke KPU Palembang ditindaklanjuti di desk KPU. Jumlahnya tujuh orang dan sudah disampaiakan serta rekomendasi ke KPU Palembang untuk dihapus," kata Taufik, Kamis (14/9/2022).

Dijelaskan Taufik dari 7 laporan itu, sesuai laporan jajarannya sudah ada 4 yang ditindaklanjuti KPU Palembang dan sisanya 3 laporan masih dalam proses di KPU.

"Masih dalam proses yang tiga dan itu kewenangan KPU dan nanti memastikan yang bersangkutan bukan anggota parpol," tandasnya, seraya laporan masyarakat itu menyebar ke beberapa parpol yang ada.

Ditambahkan Taufik, dalam proses massa verifikasi administrasi perbaikan yang dimulai 15 hingga 28 September, pihaknya mengingatkan kepada KPU untuk melakukannya sesuai peraturan perundang- undangan dan pihaknya akan mengawasinya.

"Kita mengawasi KPU dalam melakukan proses verifikasi administrasi yang dilakukan sesuai Peraturan Perundang- undangan dan PKPU nomor 4 tahun 2022. Teknisnya ada di KPU, dan masyarakat bisa juga mwnyampaikan KPU langsung jika keberatan. Pada massa perbaikan ini itu dilakukan KPU kota dengan melakukan verifikasi dokumen. Harapan Bawaslu dalam verifikasi administrasi perbaikan ini, tetap berpedoman pada undang- undang nomor 7 tahun 2017 dan PKPU nomor 4 tahun 2022," tandasnya.

Sementara, KPU Kota Palembang akan melakukan masa perbaikan verifikasi administrasi Parpol calon peserta pemilu 2024, yang dimulai 15 September hingga 12 Oktober mendatang, KPU Palembang meminta 24 parpol yang dirasa masih ada kekurangan untuk memperbaikinya kedepan.

Hal ini diungkapkan komisioner KPU Kota Palembang Divisi Teknis Penyelenggaraan Muhammad Joni, agar parpol yang ada di kota Palembang memenuhi syarat.

"Tindak lanjut (rekom Bawaslu) pada tahap dua, mulai 15 September hingga 12 Oktober 2022," tands Joni.

Diterangkan Joni, hasil verifikasi awal administrasi yang dilakukan tim verifikator KPU Palembang, masih ada parpol yang tidak melampirkan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan KTA (Kartu Tanda Anggota) parpol. 

"Selain itu, kadang juga masih ditemukan data di Sipol (Sistem Informasi Parpol) beda dengan di e-KTP bisa dari ejaan termasuk salah upload nama. Misal namanya Anton jadi Udin mungkin kecapeaan saat itu. Lalu juga NIK kurang 16 digit dan ada yang lebih," paparnya.

Ditambahkan Joni, meski tidak seluruh parpol melakukan kesalahan namun beberapa parpol ada yang salah, dimana mayoritas tidak melampirkan e-KTP maupun KTA. 

"Sehingga dalam masa perbaikan nanti, mereka tinggal mengupload lagi di Sipol dan kesalahan di Sipol dibenari saja. Jika keanggotaannya ganda harus membuat surat pernyataan untuk memastikan dia kader mana," ucapnya, seraya hasil akhir di KPU RI.

Baca juga: Cara Cek Anggota Parpol Online, Empat Warga Lubuklinggau Kaget Nama Dicatut

Dilanjutkan Joni, setelah pelaksanaan verifikasi administrasi, KPU Kabupaten/ kota selanjutnya melakukan verifikasi faktual dengan turun ke lapangan secara sampling, yang sesuai tahapan berlangsung pada 15 Oktober hingga 4 November 2022.

"Ini akan dicek kepengurusan mulai dari kantor, pengurus dan keterwakilan perempuan 30 persen, lalu keanggotaan, sehingga tinggal di cek kebenarannya ada atau tidak orangnya yang dilakukan tim verifikator," tukasnya.
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved