Berita OKU

Penipuan Wanita Cantik di OKU, Uang Korban Dikuras Nyaris Rp 1 Miliar, Pelaku Pengantin Baru

Penipuan wanita cantik di OKU, uang korban seorang ibu muda yang tak lain teman dekatnya hampir Rp 1 miliar dikurasr,  pelaku masih pengantin baru.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/LENI JUWITA
Penipuan wanita cantik di OKU, uang korban seorang ibu muda yang tak lain teman dekatnya hampir Rp 1 miliar dikuras,  pelaku masih pengantin baru, Rabu (14/9/2022). Foto pelaku penipuan TN (33). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Penipuan wanita cantik di OKU, uang korban seorang ibu muda yang tak lain teman dekatnya hampir Rp 1 miliar dikurasr,  pelaku masih pengantin baru.

Pelaku inisial TN (33) menipu korbannya dengan modal dusta (modus) pengobatan non medis.

Kasus wanita cantik kuras uang ibu muda hingga mendekati nominal Rp 1 miliar tergolong rumit dan unik. Penipuan ini berlangsung selama empat tahun sejak 2017 hingga 2021

Puluhan saksi sudah dimintai keterangan kasus wanita cantik kuras uang ibu muda bahkan berkas Acara Pemeriksaanya saja tebal luar biasa jumlahnya mencapai 200-an lembar.

Menurut Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan SIK didampingi Kasi humas AKP Syafaruddin SH, kasus ini butuh waktu untuk mengumpulkan barang bukti karena perlu izin untuk memeriksa rekening beberapa bank yang digunakan untuk transaksi.

Apalagi kejadiannya mulai dari tahun 2017 hingga tahun 2021.

Baca juga: Harga Karet Palembang: Harga Karet Sumsel Hari Ini Rp 19.954 per Kg, Naik Terimbas Rupiah Menguat

Kasat Reskrim AKP yang juga didampingi Kasi Humas AKP Syafaruddin menjelaskan, kasus ini sudah ditangani polisi. Berkasnya sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Baturaja dan masih menunggu penelitian dari JPU (Jaksa Penuntut Umum.

Setelah lengkap lanjut ke tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. Saat ditanya, apakah tersangkanya sudah ditahan, menurut Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan atas permohonan PH ( Penasihat Hukum) tersangka Aprizal SH, tersangkanya tidak ditahan.
Selama belum penyerahan tahap 2 (P21) tersangka wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis. Dijelaskan Kasat Reskrim, selama proses penyelidikan hingga sampai penetepan tersangka kooperatif.

"Nanti kita kabari kalau tersangka dan barang buktinya kita serahkan ke Kejaksaan,” janji Kasat Reskrim.

Sementara itu barang bukti yang diamankan berupa barang bukti berupa foto dan rekaman transaksi penarikan uang Rekening yang digunakan pelaku menerima uang dari korban.
Buku rekening, kemudian print out rekening koran bank yang digunakan tersangka.
Print out rekening koran atas nama korban dan sejumlah Print out rekening koran dari tahun 2018 sampai 2021.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved