Berita Kemenkumham Sumsel

Sekjen Andap Budhi Revianto Buka Rekonsiliasi BMN Kemenkumham

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi studi komparasi antar Kantor Wilayah, agar pelaksanaan lebih efektif dan efisien.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Kemenkumham Sumsel
Kegiatan rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) Kemenkumham di Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG – Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Harun Sulianto hadiri Kegiatan Rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) Kemenkumham di Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Selasa (13/9/2022).

Kegiatan dimulai 13 September hingga 17 September 2022 mendatang.

Kegiatan diikuti oleh 6 kakanwil dan  pengelola BMN Kantor Wilayah pada Regional Sumatera I dan Jawa I, yang terdiri dari dari 6 (enam) Kantor Wilayah, yakni Kanwil Kemenkumham Jabar,DIY ,Banten ,Bengkulu, Lampung, dan sumsel. 

Sekjen Kemenkumham Komjen Pol. Andap Budhi Revianto saat membuka kegiatan mengatakan pembagian regional pada kegiatan ini bertujuan untuk menjadi studi komparasi antar Kantor Wilayah, agar pelaksanaan lebih efektif dan efisien.

Kegiatan rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Regional Sumatera I dan Jawa I, Selasa (13/9/2022).
Kegiatan rekonsiliasi Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Regional Sumatera I dan Jawa I, Selasa (13/9/2022). (Humas Kemenkumham Sumsel)

Terkait BMN ini, kata Komjen Andap agar di lihat kondisi riil, identifikasi (inventarisir) permasalahan terkait BMN, lalu susun prioritas penyelesaian, serta tentukan parameter kinerja (sesuai standar/ukuran) terkait waktu, dan aturan yang berlaku.

Untuk itulah, Sekjen Kemenkumham Komjen Pol. Andap Budhi Revianto mendorong seluruh pemangku kewenangan agar berkomitmen penuh terhadap penyelesaian terkait penetapan status penggunaan (PSP) dan penghapusan BMN.

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ikuti Pembukaan Rekonsiliasi Barang Milik Negara

“Agar segera memenuhi target penetapan status penggunaan (PSP) BMN dengan target 100 persen dan tindak lanjut BMN Rusak Berat/hilang dengan target 100 % .” Pinta Mantan Kapolda Kepri tsb 

Selain itu, Sekjen Kemenkumham Komjen Pol. Andap Budhi Revianto juga minta mengoptimalkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN). Hal ini sesuai dengan atensi Presiden Joko Widodo. 

Menurut Komjen Pol Andap, dalam mendorong PDN, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly minta agar  realisasi belanja PDN minim 40

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved