Berita Sumsel Maju untuk Semua

Jadi Pembicara Bedah Buku Bunga Rampai,HD Bicara Soal Otonomi Daerah

Herman Deru jadi pembicara bedah buku Bunga Rampai "Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah".

Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemprov Sumsel
Herman Deru Jadi Pembicara Bedah Buku Bunga Rampai "Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah" bertempat di Ruang Prof. Juani Mukti UPT Bahasa Unsri Kampus Palembang, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Gubernur Sumsel, Herman Deru yang juga sebagai mahasiswa angkatan 5 Doktor Administrasi Publik (DAP) Fisip Unsri, menjadi pembicara pada bedah buku Bunga Rampai "Ngobrol Santai Otonomi dan Pembangunan Daerah di Sumsel" bertempat di ruang Prof. Juani Mukti UPT Bahasa Unsri Kampus Palembang, Minggu (11/9/2022).

Ketika menjadi pembicara Herman Deru menyampaikan beberapa ulasan persoalan terhadap otonomi daerah dan juga pembangunan.

Menurut Herman Deru otonomi daerah adalah sebuah peristiwa yang tidak pernah ada dalam ekspektasi seperti cerita pada tahun 1998 ketika Presiden RI Soeharto mengundurkan diri.

"Melihat peristiwa itu yang rasanya tidak mungkin terjadi. Begitu euforianya yang tidak pernah berhenti hingga sampai kedesa dan semuanyapun berubah," katanya.

Sebab lanjut Bapak Pembangunan Sumsel itu setelah tturunya Presiden Seoharto berbagai undang-undang bahkan kebijakan baru muncul.

Baca juga: Dampingi Wakil Ketua KPK, Herman Deru Buka Roadshow Bus Antikorupsi di Sumsel

"Saat itu saya juga sangat merasakan peristiwa tersebut sebelum hingga sesudah," ungkapnya.

Ia menyebut problem antara Gubernur dan Bupati/Walikota itu beda besar.

Gubernur tantangannya lebih besar.

Seperti Provinsi ini adalah kumpulan lukisan yang dikumpkan dari puzzle, disitu ada kota, kabupatan, hingga karakter, adat, suku dan budaya yang berbeda.

"Saat itu saya baru menjabat Gubernur, saya melihat angka kemiskinan Sumsel ini mendekati 13 persen. Alhamdulillah berkat kerja keras semua saat ini angka kemiskinan Sumsel menjadi 11 persen," ungkapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved