Berita Empat Lawang
Motif Perundungan Siswa SMP di Empat Lawang Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
Motif perundungan Siswa SMP di Empat Lawang terungkap. Polisi segera memanggil sejumlah terlapor dalam kasus yang sempat viral di media sosial ini.
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Kasus perundungan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang sudah ditangani polisi.
Polisi mengungkap motif perundungan siswa SMP yang sempat viral di media sosial itu.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno melalui Kasat Reskrim AKP M Tohirin menyampaikan motif terjadinya perundungan ini yakni adanya balas dendam.
"Mengenai motif perundungan tersebut karena adanya balas dendam dikarenakan satu bulan yang lalu antara teman-teman korban dan teman-teman terlapor pernah hampir berkelahi," katanya, Minggu (11/09/2022).
Ia melanjutkan dalam kasus perundungan siswa SMP pihaknya belum melakukan penahanan terhadap para terlapor dikarenakan para terlapor masih tergolong anak dibawah umur dan masih bersekolah.
"Akan tetapi pihak Polres Empat Lawang melalui unit PPA sudah memanggil serta meminta keterangan kepada para terlapor," jelasnya..
Diberitakan sebelumnya seorang pelajar SMP di Kabupaten Empat Lawang dirundung teman-temannya, Senin (05/09/2022).
Kasus ini diketahui setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan perundungan terhadap korban R (15).
Di dalam video yang telah viral tersebut dengan berlatar belakang sebuah kebun kopi nampak jelas korban mendapat kekerasan secara fisik dan verbal oleh siswa lainnya, bahkan ada yang memukul menggunakan kayu.
Tampak siswa yang menjadi korban hanya bisa diam dan pasrah saat para siswa lainnya melakukan perundungan terhadap korban.
Dimana di dalam video tersebut diperlihatkan perundungan terhadap korban R (15) yang dilakukan oleh siswa lainnya yaitu RF (16), GM (14), VR (14), MR (14) YR (15).
Setelah orang tua korban melapor ke Polres Empat Lawang, Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Reskrim mendalami kasus perundungan tersebut.
Bupati Geram
Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengaku geram dan akan mengambil tindakan tegas soal kasus perundungan siswa SMP diwilayahnya.
Video perundungan siswa SMP yang Empat Lawang viral di media sosial diduga terjadi di SMP Negeri 1 Talang Padang.
Menurut Joncik perundungan siswa SMP itu telah mencoreng citra pendidikan yang sudah baik di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
"Telah saya lakukan rapat terkait penanganan kasus ini, saya memerintahkan Sekda dan Kadis Pendidikan & Kebudayaan agar turun langsung ke lapangan untuk mencari informasi dan dilakukan pengawasan," katanya, Jumat (09/09/2022).
Lanjut Joncik, Sekda dan Kadis Dikbud telah melakukan pengawasan dengan memanggil langsung kepala sekolah SMP 1 Talang Padang untuk dimintai keterangan mengenai laporan perkembangan kejadian.
"Saat ini pelaku perundungan sudah diberikan hukuman dan pelaku sudah dikeluarkan dari sekolah oleh pihak sekolah SMP Negeri 1 Talang Padang, sedangkan dari pihak korban perundungan sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang yaitu ke kantor polisi untuk dilakukan penyelidikan dan penanganan," ujarnya.
Menurut Joncik dalam kasus ini pelaku dan korban sama-sama dibawah umur untuk itu penegakan hukum harus tegas, terukur dan mampu memberikan efek jera sebagai langkah preventif kejadian serupa di tempat lain.
"Kepada Dinas PPA juga telah saya berikan perintah untuk mendampingi siswa yg menjadi korban perundungan untuk dilakukan pendampingan atas trauma yg dialami oleh korban," jelasnya.
Baca juga: Harga Lada Hitam di Empat Lawang Sumsel Rp 50 Ribu per Kg, Petani Panen Lebih Awal
Selain itu juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk lakukan penguatan pendidikan karakter dan moral di lingkungan sekolah
"Untuk kasus ini akan dikawal terus sampai tuntas dan cari akar permasalahnya sampai selesai, jika ditemukan ada pihak dari sekolah yang acuh dan teledor akan diberikan sanksi secara tegas," tutupnya.